Rabu, 29/05/2024 00:50 WIB

Prancis Janjikan Lebih Banyak Tank dan Kendaraan Lapis Baja untuk Ukraina

Janji muncul setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy melakukan kunjungan mendadak ke Paris setelah mendapatkan $3 miliar bantuan militer dari Jerman.

Tentara Prancis mengendarai kendaraan lapis baja AMX-10 RC saat mereka ikut serta dalam demonstrasi di pameran perdagangan pertahanan dan keamanan darat dan udara internasional Eurosatory, di Villepinte, pinggiran utara Paris, pada 12 Juni 2022. (Foto: AFP/Emmanuel Dunand)

JAKARTA, Jurnas.com - Prancis telah berjanji untuk mengirim lebih banyak tank ringan dan kendaraan lapis baja ke Ukraina dan memberikan pelatihan yang diperlukan bagi tentara negara itu untuk menggunakannya secara efektif.

Pengumuman itu muncul setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy terbang ke Prancis pada Minggu (14/5) malam untuk bergabung dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk jamuan makan malam di Istana Elysee di Paris.

"Dalam beberapa minggu mendatang, Prancis akan melatih dan melengkapi beberapa batalyon dengan puluhan kendaraan lapis baja dan tank ringan termasuk AMX-10RC," kata kedua pemimpin dalam pernyataan bersama pada hari Senin setelah pembicaraan selama tiga jam.

"Paris juga akan memfokuskan upayanya dalam mendukung kapasitas pertahanan udara Ukraina untuk mempertahankan penduduknya dari serangan Rusia," sambung pernyataan itu.

Pernyataan itu juga memperingatkan sanksi yang ditingkatkan.

"Ukraina dan Prancis sepakat tentang perlunya meningkatkan tekanan kolektif pada Rusia melalui sanksi lebih lanjut untuk melemahkan kemampuan Rusia untuk melanjutkan perang agresi ilegalnya," lanjut pernyaan itu.

Kunjungan ke Paris adalah bagian dari tur akhir pekan Zelenskyy ke beberapa sekutu utama Eropa untuk menggalang dukungan militer dan keuangan menjelang serangan balasan besar-besaran Ukraina terhadap pasukan Rusia.

Setelah mendapatkan paket militer baru senilai $3 miliar dari Jerman, Zelenskyy mengatakan di Berlin pada hari Minggu bahwa Kyiv dan sekutunya dapat membuat kekalahan Rusia "tidak dapat diubah" pada awal tahun ini.

Di Paris, Macron menegaskan kembali bahwa Prancis akan terus memberikan dukungan politik, keuangan, kemanusiaan, dan militer ke Ukraina selama diperlukan, kata pernyataan itu.

Sebuah sumber di kepresidenan Prancis mengatakan kepada wartawan bahwa sistem pertahanan tambahan yang lebih modern akan tersedia untuk Ukraina.

"Paris. Dengan setiap kunjungan, kemampuan pertahanan dan ofensif Ukraina berkembang," cuit Zelenskyy saat dia terbang ke pangkalan udara Villacoublay pada Minggu (14/5). "Hubungan dengan Eropa semakin kuat, dan tekanan terhadap Rusia semakin meningkat."

Kendaraan AMX-10RC Prancis memiliki kecepatan dan kemampuan manuver yang tinggi, memungkinkan mereka bergerak cepat di medan perang dan mengubah posisi.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov menyebut mereka "senapan penembak jitu dengan ... roda cepat".

Sumber: Al Jazeera

KEYWORD :

Perang Rusia Ukraina Prancis Volodymyr Zelenskyy Emmanuel Macron




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :