Jum'at, 13/03/2026 11:10 WIB

Di Universitas Asahan Sumut, BPIP Bedah Musik Kebangsaan





Upaya sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda terus dilakukan oleh BPIP. Terutama dengan musik.

BPIP gelar bedah musik kebangsaan di Universitas Asahan, Sumatera Utara. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Upaya sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda saat ini harus dilakukan melalui metode-metode kekinian seperti melalui musik, olahraga, film dan kuliner. Untuk itu, BPIP menggelar kegiatan Bedah Musik Kebangsaan di Universitas Asahan, Sumatera Utara, baru-baru ini.

“Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi pernah berpesan dihadapan seluruh Menteri dan Pimpinan Lembaga untuk dekati generasi milenial saat sosialisasi Pancasila dengan musik, juga dalam dekati Pancasila dengan olahraga, dekati Pancasila dengan  film, dan dekati Pancasila dengan kuliner,” ungkap Wakil Kepala BPIP, Dr. Drs. Karjono SH. M.Hum pada sambutannya di acara tersebut.

Adapun dipilihnya kampus sebagai lokasi penyelanggaraan kegiatan, menurut Karjono karena pihaknya berharap kampus dapat menjadi benteng Pancasila, Kampus Pancasila mengingat mata kuliah Pancasila sempat dihapuskan dari Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003.

“Namun, saat ini Alhamdulillah telah ditetapkan PP 4 Tahun 2022 tentang Standar Pendidikan Nasional yang mewajibkan mata ajar dan mata kuliah pendidikan Pancasila diajarkan mulai dari tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi, bahkan untuk pendidikan Formal, Non Formal dan Informal” lanjut Karjono.

Kegiatan Bedah Musik Kebangsaan di Universitas Asahan ini merupakan rangkaian kegiatan yang kelima dari enam lokasi yang direncanakan pada tahun 2022 ini,  Dalam pelaksanaannya BPIP bekerja sama dengan Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care. Adapun kolaborasi antara Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care telah menelurkan satu album musik bertema kebangsaan berjudul Nyanyian Rumah Indonesia.

Sinergy for Indonesia adalah komunitas anak muda yang fokus dalam gerakan membangun semangat kebangsaan. Komunitas ini diinisiasi oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang juga merupakan produser eksekutif sekaligus penulis lirik salah satu lagu yang ada dalam album Nyanyian Rumah Indonesia.

“Dulu waktu jadi Ketua KNPI saya sempat bicara tentang Pancasila di kampus dibilang “Jadul” oleh para mahasiswa, koq anak muda bicara Pancasila,” ujar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam kesempatan yang sama.

Hal tersebut yang menjadi alasannya membentuk Sinergy for Indonesia dan berkolaborasi dengan Indonesia Care untuk merilis album musik kebangsaan yang modern. “Dengan memodernisasi lagu-lagu kebangsaan saya berharap bisa menarik minat anak muda dan menjadikan lagu-lagu tersebut sebagai lagu favoritnya untuk didengarkan setiap hari, sehingga akan tumbuh jiwa kebangsaan yang kuat,” ungkapnya.

Kegiatan Bedah Musik Kebangsaan diisi dengan berbagai kegiatan antara lain, bedah lirik lagu Bangun Pemudi Pemuda oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Talkshow bertema musik kebangsaan dengan pembicara, antara lain: Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, M. Akbar Hadiprabowo, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum Universitas Asahan, Dr. Bahmid, SH, M.Kn, Musisi Conrad Good Vibration dan Wakil Presiden BEM Universitas Asahan, Winda Lestari Butar-Butar.

Adapun penampilan musik kebangsaan diisi oleh para musisi diantaranya Irang Arkad, Indra Sabil, Nova Rianty dan Conrad Good Vibration. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Asahan, Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si dengan disaksikan oleh sekitar 300 mahasiswa.

KEYWORD :

BPIP Bedah Musik Universitas Asahan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :