Sabtu, 13/08/2022 18:32 WIB

Kawal Pembangunan Pertanian, Kementan Tingkatkan Kemampuan Penyuluh Swadaya

Kawal pembangunan pertanian, Kementan tingkatkan kemampuan penyuluh swadaya.

Salah satunya pelaksanaan kegiatan pelatihan penyuluh swadaya proyek IPDMIP tahun 2022 di Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan. Pesertanya terdiri dari alumni peserta sekolah lapang dari 7 kecamatan, 9 daerah irigasi yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang.

JAKARTA, Jurnas.com - Agar pembangunan pertanian yang dilaksanakan Kementerian Pertanian (Kementan) bisa lebih maksimal, kemampuan dan pengetahuan para penyuluh swadaya turut ditingkatkan.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peran penyuluh penting untuk mengawal pembangunan pertanian.

"Kita ingin pembangunan pertanian yang dilakukan, bisa berjalan semaksimal mungkin. Sehingga petani bisa mendapatkan nilai tambah dari hal tersebut. Dan hal itu tentu membutuhkan peran dan penyuluh, termasuk penyuluh swadaya," kata Mentan SYL. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menjelaskan lebih lanjut mengenai hal itu.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pembangunan pertanian. Penyuluh harus memastikan produktivitas pertanian bisa ditingkatkan, sehingga kita bisa mencapai swasembada pangan," kata Dedi. 

Dedi menambahkan, peningkatan kualitas penyuluh juga bisa dilakukan melalui program-program yang ada, seperti Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program atau IPDMIP.

Salah satunya pelaksanaan kegiatan pelatihan penyuluh swadaya proyek IPDMIP tahun 2022 di Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan. Pesertanya terdiri dari alumni peserta sekolah lapang dari 7 kecamatan, 9 daerah irigasi yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Pelaksanaan kegiatan di ruangan pertemuan kantor BPP Kecamatan Maritengngae. Adapun tujuan pelaksanan kegiatan meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan teknis penyuluhan penyuluh pertanian swadaya.

Di Kabupaten Sidenreng Rappang, ada 106 desa kelurahan, sementara PPL PNS 53 PPL P3K 14 orang dan PPL THL 16 orang. Jadi kekurangan PPL sebanyak 23 orang.

Kadis Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan, berharap pelatihan PPL swadaya bisa membantu kekurangan penyuluh bisa meningkatkan kapasitas PPL swadaya. 

Kegiatan dihadiri oleh Kabid Penyuluhan bersama staf, fungsional kabupaten dan narasumber.

TAGS : Kementan IPDMIP Dedi Nursyamsi Penyuluh Swadaya




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :