Rabu, 06/07/2022 07:28 WIB

Moderna Menguji Vaksin Cacar Monyet

Moderna Menguji vaksin cacar monyet

Tabung reaksi berlabel Monkeypox virus positive terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada 23 Mei 2022. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

JAKARTA, Jurnas.com - Moderna Inc sedang menguji vaksin potensial terhadap cacar monyet dalam uji pra-klinis ketika penyakit itu menyebar di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Moderna tidak segera menanggapi permintaan untuk rincian lebih lanjut tentang vaksin cacar monyet.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan pemerintah sedang dalam proses merilis dosis vaksin cacar Jynneos, yang dibuat oleh Bavarian Nordic A/S, untuk digunakan dalam kasus cacar monyet.

Macar monyet adalah infeksi virus ringan yang endemik di beberapa bagian Afrika barat dan tengah. Wabah ini menyebar  melalui kontak dekat, dan sampai wabah baru-baru ini jarang terlihat di bagian lain dunia. Sebagian besar kasus baru-baru ini telah dilaporkan di Eropa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Selasa (24/5) telah ada 131 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi dan 106 kasus yang dicurigai lebih lanjut sejak yang pertama dilaporkan pada 7 Mei di luar negara tempat biasanya menyebar.

"Kami mendorong Anda semua untuk meningkatkan pengawasan cacar monyet untuk melihat di mana tingkat penularan dan memahami ke mana arahnya," kata Direktur WHO untuk Kesiapsiagaan Bahaya Menular Global, Sylvie Briand, seperti dikutip dari Reuters.

Ia mengatakan tidak jelas apakah kasus-kasus itu adalah "puncak gunung es" atau apakah puncak penularan telah berlalu.

Berbicara di Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa, Briand mengatakan, kecil kemungkinan virus itu bermutasi tetapi mengatakan bahwa penularan mungkin didorong oleh perubahan perilaku manusia, terutama ketika orang-orang kembali bersosialisasi ketika pembatasan COVID-19 di seluruh dunia dicabut.

Banyak, tapi tidak semua, kasus telah dilaporkan pada pria yang berhubungan seks dengan pria. Briand mengatakan sangat penting untuk mencoba mencegah penularan seksual.

Gejalanya meliputi demam dan ruam bergelombang yang khas. Jenis cacar monyet di Afrika Barat, yang diidentifikasi dalam wabah saat ini, memiliki tingkat kematian sekitar 1 persen.

Sementara ia mengatakan wabah itu tidak normal, ia menekankan bahwa cacar monyet "dapat dikendalikan". Ada juga vaksin dan perawatan yang tersedia untuk monkeypox, tambahnya, menyerukan tindakan penahanan yang tepat, lebih banyak penelitian, dan kolaborasi global.

"Jangan membuat gunung dari sarang tikus tanah," katanya.

Sumber: Reuters

TAGS : Moderna Vaksin Cacar Monyet WHO




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :