Perempuan muda (Foto: Nova)
Jakarta - Eksperimen untuk mencangkok kepala ke tubuh baru, terdengar seperti teknologi Dr Frankenstein yang dipopulerkan oleh cerita fiksi Mary Shelley. Tetapi kali ini bukan cerita fiksi, percobaan untuk melakukan transplantasi kepala seseorang ke tubuh seorang donor akan segera terwujud dalam waktu dekat.
Otak di balik transplantasi atau `cangkok` kepala ke tubuh baru, adalah Sergio Canavero, 52 tahun, ahli bedah asal Italia yang merupakan pionir dalam pengembangan teknologi kedokteran ini. Jika tidak ada aral melintang, Sergio Canavero akan melakukan operasi cangkok kepala di sebuah tempat yang belum disebutkan namanya, tetapi berada di negara Russia, tempat pasien transplantasi itu berada sekaligus tempat asal donatur miliuner yang membiayai operasi ini.Sergio menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mampu untuk melakukan operasi itu dengan risiko yang semakin kecil. "Saya yakin bahwa kemungkinan keberhasilan operasi ini adalah 90%," kata Sergio. Dia juga tidak menyangkal bahwa risiko kegagalan memang ada. Bagaimana cara kerjanya? Pertama, bekukan kepala pasien dan tubuh donor untuk mencegah kerusakan jaringan," ujarnya. Kedua, kata Sergio, buat bukaan di leher pasien untuk menyambungkan urat darah ke mesin dan ke kepala pasien untuk mencegah kerusakan otak selama `pemotongan`. Ketiga potong leher pasien beserta tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang dengan alat yang sangat tajam untuk meminimalkan kerusakan.Baca juga :
Ini Tanda Masuknya 1 Zulhijah di Kota Makkah
Terobosan ini adalah sebuah langkah yang kontroversial, walaupun kontroversi yang merebak lebih pada masalah etis bukan pada pijakan keilmuan yang melatarbelakanginya. "Teknologi untuk mencangkok kepala ke tubuh baru sebenarnya sudah ada sejak awal abad 20, tetapi diabaikan," demikian papar Sergio Canavero di depan peserta forum TedX, forum yang menjadi ajang bertemunya para inventor dan inspirator dalam sains, seni dan hal tentang kemajuan lainnya. Tahun 1908, berdasarkan data yang ditulis dalam artikel National Post, ahli bedah dari Prancis Alexis Carrel dan ahli fisiologis dari Amerika Charles Guthrie pertama kali melakukan transplantasi kepala anjing ke tubuh anjing yang lain. Percobaan itu menghasilkan anjing yang memperlihatkan tanda-tanda reflex, dan visual saat bangun.
Ini Tanda Masuknya 1 Zulhijah di Kota Makkah
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Cangkok Kepala Sergio Canavero


























