Kamis, 07/07/2022 03:29 WIB

Harga Batu Bara Mulai Melandai, Ini Faktor Penyebabnya

harga batu bara mulai melandai, ini faktor penyebabnya

Tambang batu bara. (foto istimewa)

Jakarta, Jurnas.com -- Harga batu bara mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat kemarin. Berdasarkan data pasar ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak Mei 2022 berada di level USD393 per ton, naik 0,38% dari perdagangan di hari sebelumnya. Secara bulanan, harga batu bara mengalami kenaikan 25,16% sedangkan secara tahunan, kenaikannya mencapai 296,97%.

Untuk kontrak Juni 2022, harga batu bara dipatok USD361,75 per ton, terkontraksi 1,63% dibanding perdagangan di hari sebelumnya. Selama sepekan, harga batu bara untuk kontrak ini mengalami kenaikan 0,95%.

Harga komoditas ‘emas hitam’ tersebut mengalami penurunan setelah sempat naik imbas meningkatnya pasokan batu bara dunia. Kementerian ESDM juga mematok Harga Acuan Batu bara (HBA) untuk bulan Mei 2022 sebesar USD275,64 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, China dan India telah meningkatkan jumlah produksi batu bara dalam negeri untuk mengurangi impor.

"Selain faktor meningkatnya pasokan, keputusan negara China untuk mengurangi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan mengembangkan energi hijau juga turut mendorong menurunnya harga batu bara dunia," kata Agung, Senin (16/5/2022).

Agung memaparkan, selama tahun 2022 pada empat bulan pertama grafik HBA terus menanjak. Dimulai dari bulan Januari 2022 sebesar USD158,50 per ton, naik ke USD188,38 per ton di Februari. Selanjutnya bulan Maret menyentuh angka USD203,69 per ton dan terakhir di bulan April berada di level USD288,40 per ton. "Baru pada bulan ini grafiknya sedikit turun," ungkapnya.

 

TAGS : Kementerian ESDM harga batu bara




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :