Jum'at, 01/07/2022 12:46 WIB

UIII Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Cek Syarat dan Jadwalnya

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2022-2023.

Konferensi pers penerimaan mahasiswa baru UIII (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2022-2023. Ini merupakan tahun kedua, setelah pertama kali menerima mahasiswa tahun lalu.

Wakil Rektor Bidang Akademik, SDM, dan Kemahasiswaan UIII, Bahrul Hayat menerangkan, penerimaan mahasiswa baru tahun ini tersedia dalam dua jalur, yakni jalur mandiri dan jalur beasiswa. Selain itu, tahun ini juga mulai dibuka program doktoral, sedangkan tahun lalu hanya program magister.

"Beasiswa ini dirancang untuk memberi bantuan beasiswa bagi warga negara Indonesia dan asing untuk mengambil program Master dan Doktoral di UIII. Periode beasiswa untuk program magister berlangsung selama dua tahun, dan jumlah beasiswa yang tersedia pada tahun akademik 2022/2023 sebanyak 200 mahasiswa," terang Bahrul dalam konferensi pers di kampus UIII, Depok, Jawa Barat pada Jumat (13/5).

"Sedangkan untuk program doktor, jumlah beasiswa yang tersedia pada tahun akademik 2022/2023 sebanyak 100 mahasiswa," imbuh Bahrul.

Bahrul memastikan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru bakal berlangsung ketat, baik yang mendaftar melalui jalur beasiswa maupun mandiri, mengingat kuota yang dibuka masih sangat terbatas.

Pelamar dapat memilih empat fakultas yang tersedia, yakni Fakultas Studi Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

"Salah satu tahapan seleksinya adalah administrasi. Jadi, kami akan mencermati secara dalam melalui dokumen yang mereka kirim. Dan, minimal dua sampai tiga dosen me-review setiap calon secara adil dan nondiskriminatif," ujar Bahrul.

Tidak ada syarat khusus bagi pelamar yang ingin mendapatkan bantuan pembiayaan atau beasiswa dari UIII. Bahrul mengatakan, beasiswa bisa diperoleh ketika selama proses pendaftaran menyertakan keterangan kebutuhan beasiswa.

"Saat pendaftaran akan ditanya apakah nanti butuh bantuan beasiswa. Kalau butuh, akan dicontreng. Jadi satu jalan proses seleksi dengan persyaratan yang sama ketatnya," tutur dia.

Para pelamar baik pada program magister maupun doktor dari jalur mandiri maupun beasiswa, disyaratkan memiliki sertifikat kecakapan berbahasa Inggris yang ditunjukkan dengan sertifikat IELTS atau TOEFL. Namun persyaratan ini tidak berlaku bagi pelamar dari negara-negara berbahasa Inggris, atau lulusan dari universitas-universitas yang dalam pembelajarannya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Khusus untuk para pelamar pada Fakultas Studi Islam baik program magister maupun doktoral disyaratkan memiliki kecakapan berbahasa Arab yang ditunjukkan dengan sertifikat TOAFL. Persyaratan ini tidak berlaku bagi pelamar dari negara-negara berbahasa Arab, atau lulusan dari universitas-universitas yang dalam pembelajarannya menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

Para pelamar dari jalur mandiri maupun beasiswa juga diminta untuk melampirkan sertifikat Grade Point Average (GPA) dengan nilai paling sedikit 3.5 pada skala maksimum 4.0.

Syarat lain yang diminta untuk mendaftar kuliah di UIII ialah mengajukan proposal riset secara ringkas (4.000-5.000 kata), contoh tulisan ilmiah, hasil penelitian yang relevan dengan pilihan studi, atau artikel terbaru yang dipublikasikan di jurnal ilmiah berbahasa Inggris.

Selain itu, para pelamar disyaratkan melampirkan dua surat rekomendasi dari kalangan otoritas yang menjelaskan alasan pelamar pantas melanjutkan studi di UIII, yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru dibuka mulai 15 Mei 2022 pukul 23.59 hingga 30 Juni 2022 pukul 23.59. Para pelamar akan diberitahu hasil seleksi paling lambat akhir Juli 2022.

Dalam keterangan terpisah, Rektor UIII Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri maupun beasiswa, terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia dan warga negara asing, yang mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan dan latar belakang akademik yang kuat.

Kampus ini, lanjut Komaruddin, juga bersifat inklusif dan universal meski memiliki label Islam. Sehingga, pelamar yang beragama non-Islam juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.

"Jalur beasiswa yang kami tawarkan juga bersifat nondiskriminatif. Karena itu, saya mengajak anak-anak muda potensial dari seluruh dunia, tanpa memandang latar belakang agama untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini," tutup Komaruddin.

TAGS : UIII Universitas Islam Internasional Indonesia Mahasiswa Baru Bahrul Hayat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :