Logo Intel Corporation terlihat di pajangan di sebuah toko di Manhattan, New York City, AS, 24 November 2021. (Foto: Reuters/Andrew Kelly)
Washington, Jurnas.com - Pembuat chip Amerika Serikat, Intel Corp mengatakan menangguhkan operasi bisnis di Rusia. Perusahaan tersebut bergabung dengan banyak perusahaan untuk keluar dari negara itu setelah invasi ke Ukraina.
Perusahaan, yang telah menangguhkan pengiriman ke pelanggan di Rusia dan Belarus bulan lalu, mengatakan telah menerapkan langkah-langkah kesinambungan bisnis untuk meminimalkan gangguan pada operasi globalnya.
"Intel terus bergabung dengan komunitas global dalam mengutuk perang Rusia melawan Ukraina dan menyerukan kembalinya perdamaian dengan cepat," kata perusahaan itu, dikutip dari Reuters.
International Business Machines Corp sebelumnya menangguhkan pengiriman karena Ukraina mendesak perusahaan komputasi awan dan perangkat lunak AS untuk memutuskan hubungan dengan Rusia.
Server dari IBM, Dell Technologies, dan Hewlett Packard Enterprise Co menguasai pasar di Rusia, di mana perusahaan dan lembaga pemerintah mengandalkan teknologi yang dikembangkan oleh Barat sebagai dasar untuk sistem TI yang dimiliki dan dioperasikan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pembuat Chip Amerika Serikat Intel Corp Invasi Rusia ke Ukraina
























