Selasa, 05/07/2022 12:52 WIB

UNICEF: Lebih dari 1 Juta Anak Tinggalkan Ukraina Sejak Invasi Rusia

Lebih dari 2 juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi pada 24 Februari. 

UNICEF

WASHINGTON, Jurnas.com - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan, lebih dari 1 juta anak telah meninggalkan Ukraina ke negara-negara tetangga dalam waktu kurang dari dua minggu sejak Rusia memulai invasinya ke Ukraina.

"Sedikitnya 37 anak tewas dan 50 lainnya terluka," kata Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Kamis (10/3).

Russell mengatakan "ngeri" dengan laporan serangan terhadap rumah sakit anak-anak di kota Mariupol Ukraina, di mana para pejabat mengatakan serangan udara Rusia mengubur pasien di bawah puing-puing meskipun ada gencatan senjata yang disepakati.

"Serangan ini, jika dikonfirmasi, menggarisbawahi korban mengerikan yang ditimbulkan perang ini pada anak-anak dan keluarga Ukraina," kata Russell.

Pemboman itu, yang oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy disebut sebagai "kekejaman", terjadi meskipun ada kesepakatan gencatan senjata untuk memungkinkan ribuan warga sipil yang terperangkap di kota itu untuk melarikan diri.

Dewan kota Mariupol mengatakan rumah sakit itu telah beberapa kali terkena serangan udara, menyebabkan kehancuran "kolosal". Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan: "Pasukan Rusia tidak menembak sasaran sipil."

Lebih dari 2 juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi pada 24 Februari. Moskow menyebut tindakannya sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata tetangganya dan mengusir para pemimpin yang disebutnya "neo-Nazi".

Sebagian besar dari mereka yang melarikan diri adalah wanita dan anak-anak, karena pria berbadan sehat telah diperintahkan oleh pemerintah Kyiv untuk tinggal di rumah untuk berperang.

Perang telah dengan cepat membuat Rusia terkucil secara ekonomi serta menarik kecaman internasional yang hampir universal. Amerika Serikat (AS) pada Selasa (8/2) melarang impor minyak Rusia, sementara perusahaan-perusahaan Barat dengan cepat menarik diri dari pasar Rusia.

TAGS : UNICEF Pengungsi Ukraina Invasi Rusia Catherine Russell




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :