Kamis, 20/01/2022 23:35 WIB

WHO Kemungkinan Rekomendasikan Molnupiravir Awal Februari

Grup Pengembangan Pedoman WHO juga bersiap untuk meninjau pil oral Pfizer.

FOTO FILE: Pil pengobatan COVID-19 eksperimental yang disebut molnupiravir sedang dikembangkan oleh Merck & Co Inc dan Ridgeback Biotherapeutics LP, terlihat dalam foto selebaran tak bertanggal yang dirilis oleh Merck & Co Inc dan diperoleh Reuters 17 Mei 2021. Merck & Co Inc /Handout melalui Reuters

JENEWA, Jurnas.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini sedang meninjau pil oral antivirus COVID-19 molnupiravir dan rekomendasi kemungkinan akan dibuat pada awal Februari.

Dikutip dari Retuers, pimpinan WHO untuk manajemen klinis, Janet Diaz mengatakan bahwa Grup Pengembangan Pedoman WHO juga bersiap untuk meninjau pil oral Pfizer.

"Kami akan melihat data (pil oral Pfizer) itu pada awal Februari untuk publikasi kemungkinan pada akhir bulan itu," ujarnya.

Kamis malam, panel WHO merekomendasikan penggunaan dua obat oleh Eli Lilly, dan GlaxoSmithKline dan Vir Biotechnology untuk pasien COVID-19, menambahkan opsi pengobatan karena varian Omicron yang menyebar cepat membuat banyak yang tidak efektif.

Berbicara tentang perawatan antibodi monoklonal, Diaz mengatakan beberapa monoklonal menunjukkan gangguan netralisasi terhadap Omicron yang sangat menular dan mungkin kurang efektif melawannya.

Namun, ia mengatakan itu bukan pengubah permainan karena beberapa opsi terapi saat ini tersedia untuk COVID-19. "Kami juga memantau antivirus untuk pengembangan resistensi."

TAGS : WHO Obat COVID-19 Merck Molnupiravir




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :