Rabu, 19/01/2022 05:06 WIB

Menlu Pesimistis Protokol Irlandia Utara Rampung Tahun Ini

Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Coveney, pesimistis Inggris dan Uni Eropa dapat menyelesaikan sengketa perdagangan Irlandia Utara pada akhir tahun ini. Namun dia meyakini sudah ada kemajuan.

Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Coveney [EU2017EE Presidency Estonia / Wikipedia]

London, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Coveney, pesimistis Inggris dan Uni Eropa dapat menyelesaikan sengketa perdagangan Irlandia Utara pada akhir tahun ini. Namun dia meyakini sudah ada kemajuan.

Berbicara di London usai Konferensi Antarpemerintah Inggris-Irlandia, Coveney mengatakan kesenjangan serius tetap ada antara kedua belah pihak dalam Protokol Irlandia Utara.

"Belum ada momen terobosan dalam beberapa minggu terakhir, tapi saya pikir ada pemahaman yang lebih dalam tentang posisi masing-masing," kata Coveney dikutip dari Reuters pada Kamis (2/12).

"Apakah saya pikir semua masalah dapat diselesaikan terkait dengan protokol pada akhir tahun? Saya pikir itu adalah perintah yang sangat tinggi dan tidak mungkin terjadi," sambung dia.

Inggris meninggalkan Uni Eropa tahun lalu, tetapi masih menunda pemeriksaan perbatasan antara provinsi Irlandia Utara dan bagian Inggris lainnya, yang menurut Uni Eropa wajib diterapkan London berdasarkan kesepakatan Brexit.

London mengatakan pemeriksaan itu tidak proporsional dan meningkatkan ketegangan di Irlandia Utara, menempatkan kesepakatan damai 1998 dalam bahaya. Pemeriksaan juga bisa memicu Pasal 16, rem darurat pada perjanjian.

Setelah berbulan-bulan beradu retorika, Inggris dan Uni Eropa bulan sepakat mengintensifkan upaya untuk memecahkan masalah. Menteri Inggris untuk Irlandia Utara, Brandon Lewis, mengatakan London lebih suka menemukan solusi untuk masalah tersebut tetapi dapat mengambil tindakan sepihak jika diperlukan.

TAGS : Protokol Irlandia Utara Inggris Brexit Simon Coveney




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :