Kamis, 09/12/2021 04:55 WIB

Penjelasan Polisi Soal Penahanan Oi di Kasus Penipuan CPNS

Terkait penahanan Oi di kasus penipuan CPNS, polisi beberkan alasannya.

Olivia Nathania berbaju tahanan kepolisian. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat membeberkan sejumlah alasan penyidik belum mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Olivia Nathania (Oi) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus penipuan berkedok perekrutan CPNS.

"Kenapa ditahan, karena dua sebab yakni sebab objektif dan sebab subjektif," kata Tubagus kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Tubagus menyampaikan terdapat tiga alasan pihaknya belum mengabulkan penangguhan penahanan.

"Kenapa belum dikabulkan, karena ini masuk ke dalam subjektif dimana terdapat tiga alasan yaitu tersangka bisa menghilangkan barang bukti, tersangka bisa mengulangi perbuatannya, serta tersangka bisa melarikan diri. Atas pertimbangan itu, penyidik belum atau tidak mengabulkan penangguhan penahanan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Yusri Yunus menyampaikan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan keempat tersangka baru dalam kasus CPNS fiktif tersebut.

Adapun identitas dari keempat tersangka baru, tidak ada suami dari Olivia Nathania (Oi).

"Yang empat ini, FM alias K, ES, saudari R, SN. Tidak ada suami dari ON," pungkas Yusri.

Sebagai informasi, Olivia Nathania atau yang lebih akrab disapa Oi keluar menggunakan baju tahanan berwarna orange dengan didampingi penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selain itu, tangan dari Oi juga ditutup kain hitam.

Oi ditahan atas perkara penipuan berkedok perekrutan CPNS. Terdapat 225 orang yang menjadi korban dengan total kerugian Rp9,7 miliar. Dalam hal ini, Oi dijerat dengan Pasal  378 KUHP tentang Penipuan.

TAGS : Penipuan CPNS Olivia Nathania




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :