Minggu, 05/12/2021 14:20 WIB

Pemanfaatan TIK Terbukti Mampu Tingkatkan Sektor UMKM

Pelaku UMKM mengoptimalkan ruang digital

Webinar bertajuk Pemanfaatan Media Sosial untuk Pemasaran UMKM, Jumat (22/10/2021)

Jakarta, Jurnas.com - Pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di tengah wabah pandemi Covid-19 dinilai mampu meningkatkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Kegiatan ekonomi berbasis flatform digital saat ini sudah menjadi penggerak perekonomian Indonesia," ujar Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speake dalam webinar bertajuk Efektivitas Media Sosial Untuk Pemasaran UMKM yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Webinar via zoom yang  diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Bersama Meutya Hafid, webinar itu menghadirkan narasumber Dosen Vokasi UI, Dr Devie Rahmawati, dan Founder Popocorn Brontak, Miftahur Rizki Batubara. 

Meutya Hafid dalam keynote speakernya mengatakan fenomena kehadiran media sosial sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangat luar biasa.

"Dengan berbagai layanan yang dapat digunakan, media sosial telah mengubah cara berkomunikasi dalam masyarakat," katanya.

Politisi perempuan Partai Golkar itu menjelaskan, pengadopsian teknologi internet di era pandemi Covid-19 pada berbagai bidang sangat diperlukan, agar bisa melanjutkan kembali kegiatan dan aktifitas yang terhenti seperti aktifitas ekonomi.

DPR sendiri, lanjut Meutya Hafid, terus mendorong pemerintah dalam hal ini Kemenkominfo untuk berpartisipasi aktif dalam melalukan pelatihan-pelatihan yang meningkatkan kemampuan para wirausaha. Terutama para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan ruang digital guna meningkatkan transaksi dan nilai usahanya.

Sementara itu, Dosen Vokasi UI, Dr Devie Rahmawati menyatakan UMKM, startup, dan korporasi harus berani memulai transformasi cara kerja dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Penerapan teknologi dapat memberikan peluang bagi sebuah bisnis untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif walau bekerja secara jarak jauh,” kata dia.

Pada kesempatan sama, Founder Popocorn Brontak, Miftahur Rizki Batubara mengungkapkan popcorn brontak menjadi produk yang dipilih oleh Miftah dan kelompoknya untuk dikompetisikan dalam sebuah home business.

Ia mengatakan home business dimulai dari merancang mau buat apa, bagaimana produksinya, buat RAB nya, buat desain produknya (packaging) dan labeling), sampai cara jualnya, sehingga sampai ke customer.

Pemasaran awal saat home business mereka lakukan dengan menawarkan pada teman dan grup-grup jualan di facebook. 

TAGS : Teknologi Informasi dan Komunikasi Komisi I DPR Meutya Hafid Kemenkominfo UMKM




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :