Jum'at, 28/01/2022 10:33 WIB

Saudi Cegat Rudal Houthi yang Targetkan Kota Minyak

Rudal itu dicegat di atas kota Dammam, menurut seorang sumber anonim dan laporan media sosial. Koalisi menyalahkan serangan itu pada pasukan Houthi yang bersekutu dengan Iran. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung di media yang dikelola Houthi.

Perusahaan minyak dan gas andalan Uni Emirat Arab, Adnoc (Foto: via Oil Price)

Riyadh, Jurnas.com - Serangan rudal balistik yang ditujukan ke wilayah timur Arab Saudi yang kaya minyak, dicegat pada Sabtu (5/9) kemarin. Demikian pernyataan koalisi pimpinan Saudi, yang memerangi kelompok Houthi di Yaman kepada media pemerintah Saudi.

Rudal itu dicegat di atas kota Dammam, menurut seorang sumber anonim dan laporan media sosial. Koalisi menyalahkan serangan itu pada pasukan Houthi yang bersekutu dengan Iran. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung di media yang dikelola Houthi.

Koalisi juga mengatakan mereka mencegat dan menghancurkan rudal balistik menuju Jazan dan Najran, keduanya di bagian selatan negara itu. Koalisi sebelumnya juga melaporkan intersepsi tiga drone bermuatan bahan peledak menuju Kerajaan.

Saudi Timur adalah rumah bagi infrastruktur minyak signifikan yang sebelumnya menjadi sasaran dan terkena serangan udara.

Serangan pada September 2019 terhadap dua pabrik Aramco di timur, untuk sementara melumpuhkan setengah dari produksi minyak negara itu.

Houthi Yaman, yang secara teratur meluncurkan drone dan rudal ke kerajaan itu, telah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan terhadap instalasi minyak Saudi di masa lalu.

Sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan tidak ada dampak pada fasilitas milik raksasa minyak yang dikendalikan negara, Saudi Aramco, dan bahwa serangan itu terjadi di luar fasilitas Aramco.

Koalisi militer pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman pada tahun 2015, mendukung pasukan pemerintah terguling Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang memerangi Houthi.

TAGS : Arab Saudi Rudal Kota Minyak Houthi Iran




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :