Senin, 07/11/2016 12:12 WIB
Filipina- Wali Kota Albuera, Filipina, Rolando Espinosa, tewas tertembak di dalam penjara setelah mencoba melawan dan menembaki petugas kepolisian saat sedang inspeksi senjata ilegal pada Sabtu (5/11). Tak hanya Espinosa, tersangka Narkoba lainnya juga tewas dalam insiden tersebut.
Wali Kota tewas ini, masuk daftar hitam Presiden Rodrigo Duterte terkait perdagangan Narkoba. "Dia (Espinosa) menembaki tim inspeksi. Anggota tim lalu menembaki Espinosa yang pada akhirnya menyebabkan dirinya tewas," ujar Kepala Inspektur Kepolisian Regional, Leo Laraga dilansir AFP.
Sebelum Espinosa, Wali kota Datu Saudi Ampatuan, Samsudin Dimaukom, juga tewas dalam baku tembak dengan polisi pada akhir Oktober lalu. Dimaukom tewas bersama sembilan pengawalnya di Provinsi Mindanao, setelah masuk dalam daftar hitam Duterte sebagai pihak yang terlibat dalam perdagangan narkoba.
Senat Filipina Buka Sidang Pemakzulan Wapres Sara Duterte
Gempa Ubah Dasar Laut Jadi Garis Pantai Baru di Filipina
Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao
Keyword : Perang Narkoba Rolanda Espinosa Filipina