Sabtu, 10/04/2021 15:04 WIB
Bengkulu, Jurnas.com - Salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah maraknya peredaran hoaks atau kabar bohong.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap wartawan bisa meningkatkan kompetensi dan tampil sebagai yang terdepan untuk melawan hoaks.
Senator asal Jawa Timur itu menyampaikan hal tersebut menanggapi Pelatihan Jurnalistik yang digelar PWI Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini diikuti 50 wartawan dari berbagai media.
"Tantangan untuk wartawan tentu tidak mudah. Derasnya pemberitaan di media sosial di satu sisi merugikan wartawan. Apalagi tidak semua informasi di media sosial tersaring dengan baik dan akhirnya memunculkan hoaks,” katanya, Sabtu pagi (10/4).
Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United
Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions
Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League
LaNyalla menambahkan, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang benar, mengedukasi dan bebas dari hoax, agar informasi memberikan berita yang konstruktif dan membangun
Menurutnya, pencerahan bagi masyarakat ada di tangan para jurnalis melalui goresan pena.
"Kita mengharapkan berita-berita yang disuguhkan merupakan berita yang mampu membuat masyarakat berfikir maju dan menginspirasi," pintanya.
Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu menilai peran jurnalis dalam membangun paradigma masyarakat sangat besar. Mengingat media memiliki kemampuan melakukan agenda setting.
"Tulisan jurnalis bisa menumbuhkan imajinasi pembaca dan menjadi kepanjangan dari pemerintah atau setiap pihak yang menyampaikan informasi yang baik dan berguna," kata anggota Dewan Kehormatan PWI Jawa Timur itu.