Tokoh Golkar: Ahok Harus Minta Maaf
Sabtu, 08/10/2016 17:41 WIB
Jakarta - Tokoh Golkar Akbar Tanjung meminta agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan permintaan maaf yang menyinggung Alquran surat Al Maidah ayat 51. Sebab, ucapan Ahok dianggap telah meresahkan warga khususnya umat Muslim.
Meski belum melihat langsung video tersebut secara utuh, Akbar menilai
Ahok telah salah menyampaikan sesuatu yang bukan menjadi wilayahnya.
Untuk itu, Akbar meminta agar Ketua Umum Partai
Golkar Setya Novanto sebagai orang dekat
Ahok, seharusnya mengingatkan untuk minta maaf kepada umat Islam yang telah disakitinya.
"Makanya menurut saya Novanto sebagai orang yang dekat dengan
Ahok seharusnya meminta
Ahok untuk meminta maaf dan bukan justru membela kesalahannya," kata Akbar, ketika dihubungi Sabtu (8/10).
Menurutnya, pembelaan Novanto terhadap
Ahok justru akan membuat umat Islam tersakiti.
Ahok, kata mantan Ketua Umum Partai
Golkar itu jelas tidak memahami bahwa apa yang dikatakannya tidak tepat.
"Kalau saya dekat dengan seseorang yang melakukan kesalahan yang menyinggung perasaan masyarakat banyak, maka saya justru akan bicara kepadanya agar meminta maaf atas kesalahannya dan bukan membela kesalahannya, terlebih hal ini menyangkut agama," tegasnya.
Sebelumnya, Novanto menegaskan apa yang disampaikan oleh
Ahok tidak menyinggung umat Islam. "Saya sudah mendengar utuh pidato tersebut, tidak ada maksud Pak
Ahok untuk berkata menjelek-jelekkan suatu agama tertentu, saya minta semua pihak untuk mendengar utuh pidato
Ahok sebelum berkomentar," tuturnya.
TERKINI
Kisah Hidup Kartini, dari Gadis Pingitan hingga Simbol Emansipasi Wanita
UU PPRT Harus Jadi Solusi Keadilan Sosial bagi Pekerja Rumah Tangga
Setelah 22 Tahun Penantian, DPR Sahkan RUU PPRT Jadi UU
Rapat Paripurna DPR Sahkan RUU PSDK Jadi UU