WFP: Jutaan Orang Terancam Kelaparan akibat Konflik Timur Tengah

Jum'at, 05/06/2026 21:05 WIB

Jenewa, Jurnas.com - Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) menyatakan konflik di Timur Tengah yang belum mereda, membuat jutaan orang terancam kelaparan akibat kenaikan biaya bahan bakar dan transportasi.

Pasalnya, situasi ini memaksa kenaikan biaya transportasi sehingga terjadi kenaikan harga pangan. Di saat yang sama, berbagai lembaga bantuan mulai mengurangi alokasi bantuan.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (5/6), WFP memperkirakan sebanyak 45 juta orang terancam mengalami kerawanan pangan akut apabila harga minyak mentah tetap sekitar US$100 per barel hingga Juni.

Perkiraan itu disebut sedang terjadi karena harga minyak mentah acuan tetap di atas level US$100 sejak awal Maret. Sejumlah negara yang terdampak serius termasuk Afganistan, Somalia, dan Sri Lanka.

Di Somalia, 6,5 juta orang atau sekitar sepertiga dari populasi, diperkirakan akan menghadapi kelaparan parah pada 2026, sementara Afganistan dapat mengalami dampak pada 17,4 juta orang.

Situasi diproyeksikan akan memburuk, dengan tambahan 2,5 juta warga Somalia dan 2,3 juta warga Afganistan berisiko mengalami kerawanan pangan jika gangguan terus berlanjut. Kedua negara tersebut bergantung pada impor energi dan makanan.

Krisis Timur Tengah terjadi di tengah kekurangan dana yang besar untuk sejumlah lembaga bantuan. WFP mengurangi 1,5 juta penerima secara global pada 2026, dan tak menutup mengurangi 9 juta penerima lagi jika situasi berlanjut selama enam bulan.

Di Afganistan, kenaikan harga bahan bakar meningkatkan biaya transportasi bantuan hingga lima kali lipat, dan waktu pengiriman telah meningkat dari 10 hari menjadi sebanyak 75 hari karena truk harus menggunakan koridor alternatif.

Adapun di Somalia, kenaikan harga bahan bakar jet menyebabkan biaya operasional yang lebih tinggi bagi Layanan Udara Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai satu-satunya cara untuk mengakses daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan aman.

TERKINI
Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah? Siapakah Penduduk Pertama Tanah Palestina? Bolehkah Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu?