Rabu, 05/08/2020 03:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin, menyayangkan rendahnya daya serap anggaran untuk Covid-19.
"Berdasarkan laporan Pemerintah, dari total anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp695,2 triliun yang terserap atau terealisasi baru 19 persen atau Rp136 triliun," kata Ketua Umum DPP PKB ini di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Selain itu, tambahan belanja anggaran Covid-19 sebesar Rp695,2 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, perlindungan sosial sebesar Rp 203,90 triliun, pembiayaan korporasi sebesar Rp53,57 triliun.
Beragam Makanan yang Bisa Memancing Kontraksi agar Cepat Melahirkan
Mengenal Gejala Virus Hanta yang Perlu Diwaspadai
Pasukan TNI Bisa Ditarik jika UNIFIL Tidak Mampu Lindungi Prajurit
Kedua, anggaran yang sangat besar tersebut harus diperuntukkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Program jaring pengaman sosial harus menyentuh semua masyarakat terdampak.
”Tingginya potensi pengangguran yang mencapai jutaan orang harus dicarikan solusi melalui berbagai kebijakan yang dapat mengurangi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan membuka lapangan kerja melalui program padat karya atau lainnya,”Keyword : Covid-19AnggaranMuhaimin IskandarDPR