Jum'at, 14/06/2019 20:27 WIB
Erbil, Jurnas.com - Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika serikat (AS) Mike Pompeo, pada Jumat (14/6).
Dalam percakapan tersebut, Abdul Mahdi meminta AS menurunkan ketegangan di Teluk, menyusul konflik antara negara tetangganya, Iran, dengan Washington.
"Kami bertukar pandangan tentang perkembangan di kawasan di tengah krisis saat ini antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran," demikian pernyataan dari kantor Abdul Mahdi dilansir dari Reuters.
"(Pembahasan juga meliputi) upaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas dan menghindari peningkatan," sambung dia.
Parlemen Klaim Kemenangan Iran, Sebut Gencatan Senjata Strategi
Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Timur Tengah Terus Memanas
Episode terbaru terkait konflik AS dan Iran di Teluk, ialah insiden serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pada Kamis (13/6) kemarin.
Beberapa jam pasca kejadian, AS langsung melemparkan tuduhan bahwa peristiwa itu didalangi oleh Iran. Sementara Iran dengan tegas menolak tudingan tersebut.
Keyword : Iran Irak Amerika Serikat