Iran Akui Diam-diam Jual Minyak tanpa Diketahui AS

Sabtu, 08/06/2019 21:30 WIB

Teheran, Jurnas.com - Menteri Perminyakan Iran, Bijan Namdar Zanganeh mengakui Teheran masih melakukan penjualan minyak rahasia melalui cara tidak resmi, untuk menghindari sanksi AS.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan awak media pada Sabtu (8/6) dilansir dari kantor berita SHANA.

"Kami memiliki penjualan tidak resmi atau tidak konvensional, yang semuanya rahasia. Karena jika diketahui oleh AS, mereka akan segera menghentikan," kata Zanganeh.

Zanganeh menolak memberikan perincian mengenai ekspor minyak Iran. Dia mengatakan Iran tidak akan mengungkapkan penjualan, hingga sanksi AS dicabut.

Seperti diketahui, pada Mei 2018 Washington menarik diri dari Pakta Nuklir 2015, yang dilanjutkan dengan sanksi minyak pada November tahun lalu.

Akibat sanksi tersebut, pengiriman minyak Iran dilaporkan anjlok menjadi 750.000 barel per hari (bpd) menurut laporan Bloomberg pada April lalu, dibandingkan dengan 1,5 juta bpd pada Oktober 2018.

"Sanksi terorganisasi yang paling parah dalam sejarah saat ini sedang dijatuhkan pada Iran," tandas Zanganeh.

TERKINI
UEA Tangguhkan Penerbangan yang Dioperasikan Maskapai Iran Sidang PBB Menlu Sugiono Bawa Kisah Damai Aceh dan Maluku KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim Qatar Bantah Klaim Netanyahu di PBB soal Kampanye Opini Publik Anti-Israel