Sidang PBB Menlu Sugiono Bawa Kisah Damai Aceh dan Maluku

Jum'at, 25/09/2026 15:22 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengangkat pengalaman Indonesia dalam membangun perdamaian di Aceh dan Maluku melalui dialog yang berkelanjutan dan inklusif sebagai pembelajaran bagi upaya pembangunan perdamaian dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri Komisi Pembangunan Perdamaian (PBC) di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9).

“Pengalaman Indonesia di Aceh dan Maluku menunjukkan bagaimana dialog yang berkelanjutan dan inklusif antarkomunitas dapat memulihkan kepercayaan dan menjaga persatuan nasional,” kata Menlu Sugiono

Menurut Sugiono, pembangunan perdamaian merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan, yang dimulai dari pencegahan dan berlanjut hingga pemulihan serta rekonsiliasi.

Sugiono juga menekankan bahwa pada setiap tahapan tersebut, pembangunan perdamaian perlu memperkuat institusi nasional dan tatanan sosial sebagai fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.

“Pembangunan perdamaian akan berjalan paling efektif ketika dipimpin dan dimiliki oleh negara yang bersangkutan,” katanya.

Sugiono menekankan bahwa Peacebuilding Commission memiliki peran dalam mendukung negara melalui penyediaan keahlian, dukungan politik, dan sumber daya. PBC juga dapat membantu menerjemahkan prioritas pembangunan perdamaian nasional menjadi dukungan internasional yang berkelanjutan dan terpadu.

Untuk memperkuat peran tersebut, Sugiono mendorong PBC memberikan nasihat strategis yang lebih kuat serta meningkatkan koherensi dengan pekerjaan Majelis Umum PBB, Dewan Keamanan PBB, dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC).

Ia juga mendorong PBC memanfaatkan pengalaman berbagai negara, termasuk negara-negara Global South, khususnya dalam rekonsiliasi, pembangunan institusi, pemulihan, dan pencegahan konflik.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dan teknologi secara lebih optimal untuk mendukung respons pembangunan perdamaian yang lebih terarah dan efektif.

Sugiono mengatakan Indonesia akan terus bekerja sama dengan Komisi Pembangunan Perdamaian dan seluruh mitra untuk mendukung tercapainya perdamaian yang berkelanjutan.

“Indonesia akan terus bekerja sama dengan PBC dan seluruh mitra untuk semakin mendekatkan kita pada tujuan tersebut,” kata Menlu Sugiono.

TERKINI
Sidang PBB Menlu Sugiono Bawa Kisah Damai Aceh dan Maluku KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim Qatar Bantah Klaim Netanyahu di PBB soal Kampanye Opini Publik Anti-Israel Kemenhub Kembali Kerahkan KN Kunyit Perkuat Dukungan Evakuasi KMP Virgo