Senin, 04/02/2019 11:45 WIB
Washington, Jurnas.com – Presiden Donald Trump menegaskan, Amerika Serikat (AS) akan mengembalikan pasukannya ke Suriah jika Islamic State Iraq and Syria kembali beroperasi di negara yang dilanda perang itu.
"Kami akan kembali jika perlu," kata Trump kepada CBS News, ketika ditanya tentang kemungkinan kebangkitan kelompok teror.
"Kami memiliki pesawat terbang yang sangat cepat, kami memiliki pesawat kargo yang sangat bagus. Kita bisa kembali dengan sangat cepat,” tegasnya dalam pernyataan yang direkam pada Jumat dan ditayangkan menjelang Super Bowl, Minggu.
Trump menunjuk instalasi militer di Irak, yang dapat digunakan AS untuk memfasilitasi operasi jika diperlukan. "Sejumlah pasukan AS yang saat ini ditempatkan di Suriah akan dikirim ke pangkalan itu, sementara yang lain akan kembali ke rumah," ujarnya.
Super El Nino Berpotensi Pecahkan Rekor Krisis Pangan-Kemanusiaan Mengintai
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Empat Pangkalan Militer AS
AS Sebut Israel Getol Ingin Gagalkan Perdamaian dengan Iran
Di tengah tekanan dari dalam pemerintahannya dan dari anggota parlemen AS, Trump mengisyaratkan bahwa penarikan mundur dilakukan dengan perlahan dan sangat terkoordinasi.