Trump Berencana Kembalikan Militer ke Suriah

Senin, 04/02/2019 11:45 WIB

Washington, Jurnas.com  – Presiden Donald Trump menegaskan, Amerika Serikat (AS) akan mengembalikan pasukannya ke Suriah jika Islamic State Iraq and Syria kembali beroperasi di negara yang dilanda perang itu.

"Kami akan kembali jika perlu," kata Trump kepada CBS News, ketika ditanya tentang kemungkinan kebangkitan kelompok teror.

"Kami memiliki pesawat terbang yang sangat cepat, kami memiliki pesawat kargo yang sangat bagus. Kita bisa kembali dengan sangat cepat,” tegasnya dalam pernyataan yang direkam pada Jumat dan ditayangkan menjelang Super Bowl, Minggu.

Trump menunjuk instalasi militer di Irak, yang dapat digunakan AS untuk memfasilitasi operasi jika diperlukan. "Sejumlah pasukan AS yang saat ini ditempatkan di Suriah akan dikirim ke pangkalan itu, sementara yang lain akan kembali ke rumah," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pengumumannya pada Desember bahwa AS akan keluar dari Suriah setelah mengklaim kekalahan Daesh di tangan koalisi internasional yang dipimpinnya.

Di tengah tekanan dari dalam pemerintahannya dan dari anggota parlemen AS, Trump mengisyaratkan bahwa penarikan mundur dilakukan dengan perlahan dan sangat terkoordinasi.

CNN menyebutkan bahwa sebuah laporan Pentagon diperkirakan akan dirilis pada awal minggu depan, memperingatkan, ISIS dapat mendapatkan kembali wilayah yang pernah dikuasainya dalam waktu enam bulan hingga satu tahun jika AS mengurangi tekanan militer pada kelompok itu.

TERKINI
Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS Putusan Praperadilan, Hakim Perintahkan Polda Metro Usut Kasus Andrie Yunus KPK Terbitkan Sprinduk Baru, Usut Korupsi Jalur Kereta di Sumsel Ini Lima Negara Asia yang Paling Sering Lolos ke Piala Dunia