Strawberry Isi Jarum Jahit Beredar di Australia

Kamis, 20/09/2018 17:50 WIB

Perth – Kepolisian Australia terpaksa menarik stok jarum jahit dari sejumlah supermarket besar di negara tersebut, setelah ditemukan strawberry dan buah-buahan lain berisi jarum jahit.

Dilansir dari AFP, sejak awal bulan ini polisi nasional menerima lebih dari 100 laporan terkait insiden pin dan jarum yang terdapat di dalam buah. Hal ini memicu kepanikan nasional.

Woolworths, salah satu supermarket terbesar di Australia mengumumkan bahwa mereka melakukan penarikan sementara stok jarum jahit, sebagai bentuk pencegahan. Sementara kepolisian terus mendalami kasus ini.

“Keamanan pelanggan kami merupakan prioritas utama,” demikian pernyataan Woolworths pada Kamis (20/9).

Ketakutan nasional mengonsumsi buah pun mendapatkan perhatian dari Perdana Menteri Australia Scott Morisson. Dalam beberapa kali kesempatan, dia menegaskan pelaku gangguan pada buah terancam hukuman 10 hingga 15 tahun penjara.

Agar kepanikan mereda, politisi Australia dari berbagai fraksi melakukan beragam kampanye di televisi. Sambil makan strawberry, mereka bermaksud menunjukkan dukungan kepada para petani, yang dinilai telah dirugikan atas kasus tersebut.

Bahkan, pemimpin oposisi Australia, Bill Shorten muncul di televisi untuk meminta rakyat Australia membeli satu bakul strawberry untuk diri mereka sendiri, dan satu bakul untuk bangsa.

TERKINI
Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka Eric Cantona Akui Jalani Psikoterapi sejak Usia 20 Tahun Kami Rita Sherpa Pecahkan Rekor Dunia 32 Kali Puncak Everest PM Korsel: Mogok Kerja Samsung Bisa Rugikan Korea 100 Triliun Won