Minggu, 13/01/2019 08:24 WIB
Jakarta - Saat mandi, kita biasa membersihkan vagina dengan sabun. Namun ternyata, hal ini tidak disarankan. Karena sabun bersifat basa, sedangkan lingkungan vagina asam. Pasalnya, membersihkan vagina dengan sabun bisa mengganggu keseimbangan flora.
Untuk area V bagian luar memang tidak terlalu masalah bila dibersihkan dengan sabun, tapi tetap jangan sembarangan. Sebaiknya memilih sabun dengan pH asam, mengandung bahan alami, dan tidak mengiritasi.
Dengan kondisi kelembapan tinggi, risiko terjadi infeksi akan meningkat, bila kebersihan vagina tidak dijaga. Membersihkan vagina dengan pembersih yang mengandung pH yang sesuai akan memelihara pH vagina tetap asam, seperti seharusnya. Lingkungan yang asam membantu menekan pertumbuhan bakteri yang patogen sehingga tidak bisa berkembang pesat.
Seperti halnya kulit wajah dan leher, kulit area V adalah yang paling sensitif. Kulit tubuh bagian lain bisa mentolerir sifat basa sabun, tapi area V tidak.
JD Vance Kritik Reaksi Panik Israel soal Kesepakatan AS-Iran
Tiga Keutamaan Hari Jumat yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Pesawat B52 Jatuh saat Lepas Landas, Delapan Orang Tewas