Jum'at, 16/03/2018 16:17 WIB
Jeddah - Pemerintah Arab Saudi di bawah instruksi Salman Bin Abdulaziz Al Saud menandatangani kesepakatan pada Kamis (15/3) waktu setempat untuk menyetor USD2 miliar atau sekitar Rp27,5 triliun ke rekening bank sentral Yaman.
Menurut Saudi Press Agency, kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Menteri Keuangan Kerajaan Mohammed Al-Jadaan dan Gubernur Bank Sentral Yaman Dr. Mohammed bin Mansour Zammam di Riyadh.
Sebelumnya dalam kutipan rilis yang diterima CNN, menjelaskan, suntikan dana tersebut untuk mengurangi penderitaan rakyat Yaman. Dan membantu Yaman untuk mengatasi beban ekonomi akibat penderitaan yang disebabkan oleh kejahatan dan pelanggaran milisi Houthi yang diukung rezim Iran.
Arteta Tegaskan Arsenal Incar Kemenangan Lawan Manchester City
Carrick Puji Insting Gol Casemiro, Sebut Punya Indra Keenam
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim
Selain itu, juga disebutkan bahwa Houthi telah menjarah kekayaan negara dan mengambil alih pendapatan badan-badan usaha milik pemerintah, termasuk menjual hasil olahan minyak bumi dan mengumpulkan kekayaan berbentuk mata uang riyal Yaman.
Houthi disebut juga telah melakukan manipulasi nilai tukar mata uang dan memanfaatkannya untuk mencapai kepentingan pribadi, tanpa takut akan norma-norma agama atau hati nurani, dimana tindakan tersebut memperburuk nilai tukar riyal Yaman dan membebani rakyat Yaman.Keyword : Inggris Arab Saudi Yaman Houthi