Bubarkan Demonstran, Polisi Israel Tembakkan Peluru Karet

Sabtu, 03/02/2018 10:20 WIB

Yerusalem - Puluhan warga Palestina terluka setelah polisi Israel membubarkan aksi demonstrasi secara paksa di wilayah yang diduduki, Yerusalem Timur pada Jumat (2/1) waktu setempat.

"Sekitar 200 warga Palestina berkumpul di pintu masuk Al-Issawiya, Yerusalem Timur, memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui kota tersebut sebagai ibu kota Israel," ujar Amjad Abu Assab, kepala Komite Keluarga Tahanan Yerusalem

Pasukan Israel membubarkan demonstrasi dengan menembakkan gas air mata, peluru karet, dan granat. Menurut Abu Assab, sekitar 20 warga yang kekurangan oksigen karena menghirup terlalu banyak gas air mata diberi pertolongan medis saat itu juga.

Pada 6 Desember tahun lalu, Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, yang kemudian memicu kecaman dan aksi protes di seluruh wilayah Palestina.

Yerusalem masih menjadi poros konflik Timur Tengah, karena penduduk Palestina menginginkan Yerusalem Timur  yang diduduki Israel sejak 1967  sebagai ibu kota negaranya di masa mendatang. (AA)

TERKINI
Legislator PDIP: Tiket Pesawat Mahal Hambat Pariwisata dan Ekonomi Rakyat JCBC ke-17, Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Ekonomi-Perlindungan WNI Pimpinan DPR Ingatkan Pembantu Presiden Pegang Teguh Komitmen Antikorupsi Menag: Ekosistem Halal Harus Mencakup Halal, Thayyib, dan Mubaarak