JCBC ke-17, Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Ekonomi-Perlindungan WNI

Kamis, 04/06/2026 14:14 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Indonesia dan Malaysia menegaskan komitmen memperluas kerja sama di berbagai bidang melalui pelaksanaan Komisi Gabungan Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17 Indonesia-Malaysia di Jakarta, Kamis (4/6).

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan JCBC kali ini merupakan momentum untuk menilai kerja sama bilateral yang berjalan selama ini serta memproyeksikan peluang baru di masa depan.

Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam rangka meningkatkan kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor,” kata Menlu Sugiono dalam pernyataan pers bersama Menlu Malaysia Mohamad Hasan usai JCBC RI-Malaysia di Kementerian Luar Negeri RI.

Ia mengatakan bahwa dalam kesempatan tersebut, upaya peningkatan hubungan ekonomi serta pelindungan warga negara menjadi sejumlah topik yang dibahas delegasi Indonesia dan Malaysia.

"Delegasi Indonesia dan Malaysia juga membahas posisi strategis untuk memperluas hubungan internasional, terkhusus pada aspek stabilitas kawasan dan upaya mewujudkan perdamaian dunia," ucap Menlu RI.

Sugiono meyakini Indonesia-Malaysia, negara serumpun yang memiliki kesamaan suku bangsa, budaya, dan bahasa, dapat terus mengoptimalkan potensi bersama demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Menlu Mohamad Hasan menyambut kembalinya pelaksanaan JCBC kali ini mengingat dialog JCBC yang terakhir dilaksanakan pada tahun 2018.

Ia menilai JCBC Indonesia dan Malaysia, di samping menegaskan komitmen kerja sama antara kedua negara, juga adalah upaya menyelesaikan isu-isu bilateral yang masih mengganjal.

“Hubungan antarnegara bertetangga kadang-kadang masih ada simpul yang masih terikat, dan simpul-simpul tersebut yang kita akan uraikan,” kata Menlu Malaysia yang akrab disapa Tok Mat itu.

Menlu Malaysia juga meyakini bahwa dialog dengan mitra Indonesia melalui mekanisme JCBC dapat membantu kedua negara menyelaraskan visi bersama dan mewujudkan keinginan masing-masing pemimpin negara untuk meningkatkan kerja sama.

Adapun pelaksanaan JCBC Indonesia-Malaysia dilaksanakan menyusul konsultasi bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Juli 2025. (Ant)

TERKINI
Tahun Ini, Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar 6 Fase Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat Bunyi Piagam Jakarta Sebelum Diubah Menjadi Pancasila Rupiah Melemah, BI Tingkatkan Intensitas Intervensi Pasar Modal