Kamis, 18/01/2018 09:01 WIB
Jakarta - Periset kereta api Jepang telah mengembangkan teknologi baru yang mereka harapkan akan menakut-nakuti binatang, khususnya rusa, agar menjauh dari rel kereta api.
Sistem ini akan menirukan suara menggonggong dari anjing dan mendengus suara dari rusa untuk mencegah tabrakan kereta-hewan di rel.
Pengujian dari para periset di Institut Riset Teknik Kereta Api Tokyo menunjukkan bahwa ini mungkin berhasil. Penggunaannya dalam uji coba awal berkorelasi dengan pengurangan penampakan rusa 45 persen dari kereta api setiap 100 kilometer.
Tes tersebut mencakup tiga kali suara rusa dan rekaman 20 detik gonggongan anjing.
Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun
Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB
Tak Sengaja Tarik Gas Motor, Bapak dan Anak Hampir Terlindas Kereta Api
Sebelumnya, Jepang kerapkali mengalami penundaan minimal 30 menit karena tabrakan hewan pada 2016 lalu. Ada 613 kasus di tahun itu, 185 lebih banyak dari tahun 2015.
Dilansir UPI, penemuan terbaru tersebut rencananya akan diluncurkan paling lambat Maret 2019.
"Kami berharap untuk menyelesaikannya ke dalam sistem yang bekerja di daerah pegunungan dan di tempat lain sehingga perusahaan kereta api ingin mengenalkannya," kata seorang pejabat dari institut tersebut.
Keyword : Jepang Kereta Api Teknologi