Rabu, 03/01/2018 07:11 WIB
Jakarta - Teknik peretasan ternyata dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bahkan dengan cara yang tidak disangka sebelumnya, yakni lewat kamera laptop, atau webcam.
Seorang ahli keamanan mengatakan, webcam yang tidak ditutup setelah selesai digunakan, berpotensi diretas oleh kawanan hacker. Rekaman apapun yang nantinya diperoleh, bisa menjadi ladang pemerasan.
Beberapa pengguna komputer sudah mengalami kejadian ini. Sasarannya ialah foto hingga video asusila, yang bisa dijadikan modal untuk mengancam korban. Bila menolak, mereka akan membagikan foto dan video tak senonoh tersebut ke media sosial.
"Ini merupakan salah satu intimidasi siber terburuk yang pernah ada," kata pakar keamanan digital, Candid Wueest dilansir dari Daily mail.
AS Bongkar Jaringan Penyelundup Teknologi Militer Iran
Komdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Pulih Pasca Blackout Sumatera
Kolaborasi Jadi Kunci UMKM Hadapi Tantangan Perubahan Zaman
Karena itu, demi melindungi privasi pengguna, Dandid mengimbau supaya webcam ditempeli stiker. Hal sama juga dilakukan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg, dan mantan Direktur FBI James Comey.