Senin, 20/11/2017 22:17 WIB
Jakarta – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan hanya tempat bagi anak-anak, sebelum menempuh pendidikan sekolah dasar. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, lebih dari itu, PAUD memegang peranan penting sebagai tempat penguatan karakter dan budi pekerti.
“Pembentukan dan pembangunan karakter, budi pekerti dan akhlak mulia seorang manusia sejak usia dini harus menjadi pilar dan arus utama pembangunan pendidikan nasional,” kata Menteri Muhadjir, Senin (20/11) di Tangerang, Banten.
Hampir di semua negara maju, kata Muhadjir, PAUD diperlakukan dengan sangat baik oleh pemerintah. Baik dari sisi kualitas tenaga pengajarnya, maupun pengalokasian anggaran secara khusus.
Dan dalam hal ini, perlu ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengalokasian anggaran di masing-masing daerah.
Pemprov DKI Tegaskan Sanksi Sekolah Swasta Gratis yang Lakukan Pungli
Kemdikdasmen Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Provinsi Sultra
Revitalisasi Ubah Kondisi SLBN Pahlawan Indramayu Tak Lagi Memprihatinkan
“Sesuai dengan arahan presiden, pemerintah memberikan Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini sebesar Rp600.000 per anak,” jelasnya.
Hal senada juga ditekankan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Dia mengimbau pemerintah supaya memperhatikan nasib PAUD di seluruh pelosok daerah.
“Anak usia dini merupakan calon penerus generasi bangsa, sehingga perlu diperhatikan oleh para kepala daerah dan pegiat PAUD secara total kebutuhan tumbuh kembangnya, supaya sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” demikian imbauan Iriana.
Keyword : Pendidikan Kemendikbud Muhajir Effendy PAUD