Pemilu 2019, PDIP Jaktim Lengkapi Berkas Pendaftaran ke KPU
Minggu, 15/10/2017 21:03 WIB
Jakarta - Ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan (PDIP) wilayah Jakarta Timur (Jaktim) hadir dalam pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 di kantor KPU Jaktim, Pulomas, Jaktim, Minggu (15/10). Pendaftaran itu sebagai tindak lanjut dari pendaftaran PDIP di KPU Pusat pada 11 Oktober lalu.
Iring-iringan dan konvoi kader Taruna Merah Putih (TMP) dan simpatisan
PDIP dimulai dari kantor DPC
PDIP di Matraman. Tampak hadir dalam pendaftaran itu seperti ketua DPC
PDIP Jaktim Dwi Rio Sambodo, Ketua TMP Jaktim Brando Susanto, anggota DPR RI dari dapil Jaktim Wiryanti Sukamdani, Sekretaris DPC
PDIP Jaktim Chairul Iksan.
Dwi Rio mengatakan, sesuai amanat UU ada batas penyerahan berkas yakni 16 Oktober besok. Susunan berkas pendaftaran harus bisa memenuhi aspek administrasi.
"Berkasnya sudah kita lengkapi. Kalau di tingkat kotamadya kan hanya validasi fisik seperti e-KTP KTA, surat keputusan partai dan surat domisili," ujar Rio.
Rio menargetkan
PDIP akan tetap menang dalam Pilpres dan
Pemilu 2019. Sebab, pada pemilu 2014 silam,
PDIP menang di Jaktim dengan perolehan suara sekitar 23 persen.
"
PDIP Jaktim menargetkan menang lagi pileg dan pilpres. Paling tidak meningkat dari sebelumnya 2014. Harapan kita pemilu 2019 diatas 25 persen," ucapnya.
Untuk mencapai kemenangan di pileg dan pilres 2019, kata Dwi Rio, pihaknya terus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat RT Dan RW. Termasuk konsolidasi dengan organisasi sayap partai seperti TMP, BMI dan lainnya.
TMP, kata Rio, merupakan bagian keluarga besar
PDIP salah satu sayap partai. Selama ini dikatakan Rio, TMP terlibat secara aktif dalam upaya kegiatan partai baik bersifat reguler dan momentum acara tertentu.
Sementara Ketua TMP Jaktim Brando Susanto mengatakan, kehadiran TMP sebagai kader sayap
PDIP untuk mengawal dan berpartisipasi dari awal proses politik. TMP yang merupakan organisasi kepemudaan harus berperan dalam proses demokrasi sejak anak muda.
"Pemuda itu harus ikut serta dalam proses demokrasi dari awal. Kita kawal proses demokrasi agar berjalan aman, adil dan jujur," katanya.
TERKINI
Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Ini Bedanya dari SMK Reguler
Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LPK ke Luar Negeri
Legislator PDIP Kecam Penangkapan WNI Misi Kemanusiaan Gaza oleh Israel
Prabowo: Rakyat Tidak Bermimpi Kaya Raya, Hanya Ingin Hidup Layak