Rabu, 20/05/2026 16:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa rakyat Indonesia tidak bermimpi untuk menjadi kaya raya, melainkan ingin hidup dengan layak dan berkecukupan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
"Rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yang kaya raya, tapi mereka bermimpi untuk bisa hidup dengan layak, dengan baik,” kata Prabowo dalam pidatonya.
Menurut Prabowo, masyarakat Indonesia bermimpi agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi, mulai dari makanan, kesehatan, pendidikan, hingga pekerjaan yang layak.
Paripurna DPR Setujui Evaluasi Perubahan Kedua Prolegnas Prioritas 2026
Paripurna DPR Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif Komisi III
Prabowo Cerita Dibantu Megawati Saat Luntang-Lantung
"Mereka bermimpi bisa makan dengan baik setiap hari, bisa memberi susu untuk anak-anaknya, bisa mencari obat bila mana anak mereka sakit atau bapak mereka sakit. Mereka bermimpi bisa punya rumah yang layak," kata Prabowo.
"Mereka bermimpi bisa melihat anaknya berangkat sekolah dengan sehat. Mereka bermimpi bahwa orang tuanya bisa dapat pekerjaan yang baik dengan pendapatan yang cukup,” lanjut Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai, harapan-harapan tersebut dapat diwujudkan apabila negara menjalankan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 secara konsisten.
“Dan saya ingin tegaskan hari ini keyakinan saya bahwa apabila kita menjalankan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, kita jalankan dengan baik, kita jalankan dengan murni dan konsekuen," ucapnya
Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk menjadi negara yang makmur dan adil. Di mana, masyarakat bisa menikmati kesejahteraan dan kualitas hidup yang layak.
Prabowo juga menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan cita-cita para pendiri bangsa yang harus diwujudkan bersama.
“Bumi dan air dan semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.