Rabu, 30/08/2017 18:01 WIB
Riyadh – Kerajaan Arab Saudi membantah telah menerima laporan resmi dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), terkait dugaan kekerasan kepada anak-anak Yaman, serta konflik bersenjata yang mengakibatkan merebaknya kelaparan.
Dikatakan oleh Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk PBB Abdallah al-Mouallimi bahwa informasi pelanggaran dan kekerasan di Yaman, sebagaimana tertulis dalam surat kabar AS, belum diterima oleh pihaknya.
“Kami belum menerima apapun dalam hal ini sama sekali. Terlalu dini untuk terlibat dalam diskusi spekulatif atas laporan tersebut,” kata Mouallimi dilansir dari Aawsat, Rabu (30/8).
Seperti diketahui, setiap tahun PBB merilis laporan mengenai anak-anak dan konflik bersenjata, yang diajukan kepada Sekretaris Jenderal, untuk selanjutnya diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB.
PBB: 2025 Tahun Paling Mematikan bagi Pengungsi Rohingya di Laut
Iran Tawarkan Pembukaan Jalur Alternatif di Selat Hormuz, Ini Syaratnya
Panglima Militer Pakistan Tiba di Iran Bawa Pesan Rahasia dari AS
Dan pada 2016 silam, PBB pernah menghapus Arab Saudi dari laporan, karena dianggap menyembunyikan banyak hal terkait nasib anak-anak dan konflik bersenjata di Yaman.
Keyword : PBB Arab Saudi Yaman Timur Tengah