Teror di Polda Sumut, OSO: Manusia Bejat

Selasa, 27/06/2017 11:14 WIB

Jakarta - Aksi teror yang terjadi saat perayaan hari raya Idul Fitri 1438 H, di Polda Sumatera Utara (Sumut) menuai kecaman. Aksi tersebut dinilai sebagai tindakan bejat.

Demikian disampaikan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), Jakarta, Senin (26/6). Menurutnya, teror terhadap aparat kepolisian harus dikutuk.

"Saya mengutuk sekali kejadian yang terjadi di Sumut. Mengutuk sekali karena dalam hari baik bulan baik kok masih ada manusia seperti itu bejatnya," kata OSO.

Sebab, kata OSO, aparat kepolisian merupakan bagian dari anak bangsa. Sehingga, tidak sepantasnya terjadi teror terhadap Polri yang turut serta menjaga persatuan dan kesatuan.

"Nggak pantes lah, Polisi itu anak bangsa.
"Polisi dari rakyat juga, saya bukan belain polisi tapi dia anak rakyat, harapan saya bangsa ini semakin sadar bahwa kita memerlukan kebersamaan dan silaturahmi dan saling menghargai," tegasnya.

TERKINI
Studi: Urine Manusia Berpotensi Jadi Pupuk Hemat Energi, Ini Cara Kerjanya Lestari Moerdijat: Dukung Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Wisuda ITS, Mentrans Kenang Pengabdian Abdul Rohid Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon