Selasa, 06/06/2017 17:59 WIB
Jakarta - Kabinet Arab Saudi pada Senin (5/6) mempertegas memutuskan hubungan diplomatik dan konsuler dengan Qatar sejalan dengan hak kedaulatan Kerajaan yang dijamin oleh hukum internasional.
Kebijakan tersebut bertujuan melindungi keamanan nasional Kerajaan terhadap ancaman terorisme dan ekstremisme.
Kabinet dalam pertemuan mingguan yang diketuai Raja Salman, menegaskan, bahwa Arab Saudi mengambil keputusan tersebut lantaran pelanggaran berat yang dilakukan oleh otoritas Qatar yang secara terang-terangan dan terselubung untuk mencapai kesepakatan di jajaran domestik Saudi.
Doha, kata Kabinet tesebut, berupaya menghasut orang untuk tidak mematuhi negara dan melanggar kedaulatan Saudi dengan mengamankan tempat-tempat aman bagi banyak kelompok teroris dan sektarian yang berusaha merongrong stabilitas wilayah tersebut.
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Aman dan Nyaman
Kompleks Industri Petrokimia Saudi Dihantam Serangan Udara Iran
Kabinet mengkonfirmasikan, bahwa Kerajaan akan tetap mendukung rakyat Qatar, keamanan dan stabilitas mereka terlepas tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh pihak berwenang di Doha.
Keyword : Qatar Arab Saudi Bahrain UEA Mesir