Jum'at, 20/12/2024 16:41 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Indonesia terus memperkuat hubungan ekonomi dengan Mesir, dengan fokus utama pada ekspor komoditas dan investasi sektor manufaktur.
Hal itu sebagaimana diutarakan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Airlangga dalam keterangan resminya, Jumat (20/12).
Menurut dia, hubungan kerja sama ekonomi tersebut sekaligus menciptakan peluang bagi pengusaha Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki surplus perdagangan dengan Mesir, terutama dalam ekspor minyak nabati dan kopi.
"Indonesia mengekspor banyak produk ke Mesir, dan salah satunya adalah kopi," kata Ravindra.
Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Sah Selama Tak Langgar Aturan
Anggota DPR: Penurunan Potongan Ojol Tak Boleh Sekadar Wacana
Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu
Selain itu, Indonesia juga aktif melakukan investasi di Mesir. Bahkan nilai perdagangan bilateral Indonesia-Mesir pada periode Januari-September 2024 tercatat mencapai USD 1,21 atau sekitar Rp19,2 triliun atau meningkat sebesar 4,41 persen dari USD 1,16 miliar dolar pada periode yang sama tahun 2023 dengan sektor makanan dan otomotif menjadi fokus utama.
Oleh karena itu, Indonesia berharap dapat mempererat hubungan ekonomi dengan Mesir, sekaligus membuka peluang baru bagi produk dan investasi Indonesia untuk berkembang lebih jauh di kawasan tersebut.