Selasa, 30/06/2026 16:50 WIB
Incheon, Jurnas.com - Skuat tim nasional Korea Selatan terpaksa mendapatkan pengawalan polisi ekstra, setelah kepulangan mereka dari Piala Dunia disambut oleh kemarahan besar dari para suporter.
Tim berjuluk Taegeuk Warriors terpaksa pulang lebih awal setelah dipastikan tersingkir di babak penyisihan grup yang berlangsung di Amerika Utara.
Performa buruk sepanjang turnamen ini memicu gelombang kemarahan publik, hingga membuat 160 petugas kepolisian bandara dan polisi huru-hara dikerahkan untuk mengawal kedatangan timnas, meski mendarat pada dini hari di Bandara Internasional Incheon.
Dikutip dari talkSPORT pada Selasa (30/6), beberapa di antaranya tampak menabuh drum dan melontarkan cacian kepada Hong Myung-bo, yang telah menyatakan mundur dari kursi manajer akibat kegagalan menembus babak 32 besar.
Nama Klopp Disebut-Sebut Gantikan Nagelsmann di Timnas Jerman
Maroko Hentikan Langkah Belanda Lewat Adu Penalti
Kejutan, Jerman Disingkirkan Paraguay Lewat Adu Penalti
Setelah sempat memulai kampanye dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko, Korea Selatan berturut-turut takluk 1-0 dari tim tuan rumah Meksiko dan kemudian dari Afrika Selatan, yang membuat mereka harus tersingkir di rintangan pertama untuk ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir.
Ketegangan bahkan sempat memuncak pasca-kekalahan dari Afrika Selatan, ketika gelandang Hwang In-beom terlihat sangat tidak senang dengan aksi selebrasi yang dilakukan oleh para pemain lawan.
Kemarahan sebagian pendukung bahkan berjalan sangat ekstrem hingga muncul ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada mantan pelatih Hong Myung-bo, dan stasiun penyiaran Korea Selatan, KBS, terpaksa menyamarkan wajah Hong saat berbicara kepada awak media.
"Kepada seluruh masyarakat Korea yang mencintai dan mendukung tim nasional kami, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya. Hari ini, saya ingin mengumumkan bahwa saya akan mundur dari jabatan sebagai pelatih kepala tim nasional," ujar Hong Myung-bo saat mengumumkan pengunduran dirinya.
Sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Korea Selatan dengan koleksi 136 caps, Hong kini justru harus meletakkan jabatannya di tengah kecaman tajam dari suporter dan media.
Dia menambahkan bahwa sebagai pelatih kepala, tidak ada penjelasan yang bisa menggantikan hasil akhir, dan dia siap memikul seluruh tanggung jawab atas kegagalan memenuhi ekspektasi masyarakat tersebut.
Keyword : Timnas Korea Hong Myung-bo Piala Dunia 2026