Minggu, 14/06/2026 12:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sebuah kapal tanker dilaporkan dihantam oleh proyektil tidak dikenal di bagian haluan kiri (port bow) saat melintas di lepas pantai Oman.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Kerajaan Inggris (UKMTO) mengonfirmasi insiden tersebut terjadi pada Sabtu waktu setempat.
UKMTO menjelaskan bahwa peristiwa menegangkan itu tepatnya berlangsung pada Jumat, di wilayah yang berjarak enam mil laut di sebelah timur Oman.
Seluruh kru kapal dilaporkan selamat dan tidak ada dampak lingkungan negatif yang ditimbulkan akibat hantaman tersebut. Saat ini, kapal tanker yang bersangkutan dilaporkan tetap melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan singgah berikutnya.
Iran Sebut Perdamaian dengan AS Belum Pernah Sedekat Ini
Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi
Lepaskan Tembakan, Iran Peringatkan Upaya Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Insiden ini mencuat tak lama setelah Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, menelepon Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, pada Jumat untuk melayangkan protes keras. Hubungan diplomatik kedua negara meninggi setelah serangan militer AS terhadap tiga kapal dagang—yang mayoritas diawaki kru asal India—di lepas pantai Oman menewaskan tiga warga negara India.
Panggilan telepon darurat tersebut dilakukan bersamaan dengan langkah New Delhi yang memanggil diplomat senior AS di ibu kota India untuk kedua kalinya dalam dua hari terakhir terkait insiden mematikan itu.
"Telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio malam ini," tulis Jaishankar dalam unggahannya di platform X pada Sabtu pagi.
"Saya menegaskan kembali protes keras India atas serangan oleh Angkatan Laut AS di kawasan Teluk yang menewaskan tiga pelaut India. Tindakan mematikan seperti itu terhadap pelayaran komersial sama sekali tidak dapat dibenarkan," tegasnya.