Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani Minta Capres Tak Janji Uang Tunai

Sabtu, 06/05/2017 09:59 WIB

Jakarta - Ketua Parlemen Iran,  Ali Larijani meminta kandidat calon presiden yang akan berkompetisi pada 19 Mei mendatang,  agar menghindari janji-janji mengenai pemberian uang tunai kepada rakyat karena keputusan tersebut ada pada legislatif.

"Sangat penting bahwa para kandidat menghormati otoritas Majlis. Banyak isu di mana komentar kandidat masuk dalam lingkup Majlis," kata Larijani kepada wartawan pada Kamis (4/5) menurut laporan ICANA dilansir Financial Tribune, Sabtu (6/5)

Walikota Teheran Mohammad Baqer Qalibaf dan penjaga tempat suci Imam Reza (PBUH), Ebrahim Raeisi, kandidat konservatif yang menantang permintaan Presiden Hassan Rouhani untuk terpilih kembali. Mereka kecewa atas catatan ekonomi Rouhani dan berjanji akan meningkatkan pemberian uang tunai dua sampai tiga bahkan jika mereka memenangkan kantor eksekutif.

Subsidi uang bulanan saat ini sekitar $12. Di bawah Rencana Reformasi Subsidi yang diprakarsai oleh pendahulu Rouhani, Mahmoud Ahmadinejad pada 2010, subsidi untuk makanan dan energi telah dihapus, dan setiap orang Iran diberi sekitar 455.000 rials ($11,9) setiap bulannya.

Pemerintahan Rouhani telah mempertahankan rencananya, meski dengan enggan. Meskipun demikian, ia telah bergerak untuk membatasi jumlah penerima subsidi tunai, perlahan tapi pasti

TERKINI
KPK Periksa Bekas Anak Buah Bobby Nasution Terkait Korupsi Jalan Sumut KPK Hibahkan 13 Aset Senilai Rp3,6 Miliar ke Pemkab Indragiri Hulu Skor TKA Jadi Penentu Jalur Prestasi di SPMB 2026 KPK Panggil Direktur PT Yes Mulia Pratama Terkait Korupsi DJKA