Selasa, 25/07/2023 02:10 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Militer Korea Selatan mengatakan, Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut lepas pantai timurnya pada Senin malam (24/7). Peluncuran itu terjadi beberapa jam setelah kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS) tiba di pangkalan angkatan laut di Selatan.
Kementerian Pertahanan Jepang juga melaporkan peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara. Media Jepang mengatakan mungkin ada beberapa rudal yang diluncurkan, mengutip sumber pemerintah Jepang.
Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea ketika Korea Selatan dan AS mengambil langkah untuk meningkatkan kesiapan militer terhadap program senjata Korea Utara dengan pengerahan aset militer strategis AS.
Korea Utara telah bereaksi dengan marah, dengan mengatakan penyebaran seperti itu dapat memenuhi kriteria penggunaan senjata nuklirnya.
Skin Booster dari Kulit Mayat Tuai Kontroversi di Korsel
IAEA: Korea Utara Capai Kemajuan Signifikan dalam Produksi Senjata Nuklir
Uji Coba Rudal Jelajah, Kim Jong Un Saksikan dari Kapal Perusak
Sebelumnya pada hari Senin, kapal selam AS bertenaga nuklir memasuki pangkalan angkatan laut di pulau Jeju selatan Korea Selatan, untuk memuat pasokan militer sementara pada misi operasional yang tidak ditentukan, kata angkatan laut Korea Selatan.
Selama akhir pekan, Korea Utara menembakkan rentetan rudal jelajah ke laut lepas pantai baratnya.
Pekan lalu, Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik, setelah kapal selam AS bersenjata nuklir tiba di pelabuhan Korea Selatan untuk pertama kalinya sejak 1980-an.
Sumber: Reuters