AS Kecam Kasus Perempuan Diarak Telanjang di India

Senin, 24/07/2023 06:01 WIB

Washington, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengecam kasus dua perempuan diarak telandang di negara bagian Manipur, India timur laut. Dikatakan, kasus pelecehan seksual tersebut terlalu brutal.

Dalam kasus yang terjadi lebih dari dua bulan lalu tersebut, massa diduga memperkosa dan mengarak perempuan dalam kondisi tanpa busana. Polisi telah melakukan menangkap pelaku yang terlibat.

"Insiden itu brutal dan mengerikan. Amerika Serikat menyampaikan simpati kepada para korban," demikian keterangan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari Reuters pada Minggu (24/7).

Diketahui, perempuan berusia 21 tahun dan 19 tahun menjadi korban dalam bentrokan antar etnis antara Suku Kuki dan Suku Meitei pada Mei lalu, yang disebabkan oleh kebijakan ekonomi yang menguntungkan Kuki.

Masalah sempat berhasil diredam pasca India menyerbu pasukan paramiliter dan tentara ke negara bagian berpenduduk 3,2 juta orang itu. Namun, kekerasan dan pembunuhan sporadis berlanjut sejak saat itu.

Sedikitnya 125 orang tewas dan lebih dari 40.000 orang mengungsi sejak kekerasan meletus di Manipur. AS mendorong resolusi damai dan mendesak pihak berwenang memenuhi kebutuhan kemanusiaan semua kelompok.

TERKINI
KPK Sita Mobil hingga Motor dalam OTT Kepala Imigrasi Jakbar Kejagung Geledah Rumah Tersangka Dadan Hindayana Cs Eks Pimpinan BGN Terafiliasi Banyak SPPG, Terima Insentif Miliaran Per Hari Yordania Kutuk Serangan Iran ke Bahrain dan Kuwait