Rabu, 16/11/2022 10:33 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi terhadap perusahaan yang dituduh terlibat dalam produksi atau transfer drone Iran ke Rusia yang telah digunakan dalam serangan terhadap infrastruktur sipil di Ukraina.
Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan mengatakan telah menjatuhkan sanksi pada Pusat Penelitian Industri Penerbangan Shahed, menuduhnya bertanggung jawab atas desain dan produksi drone seri Shahed yang digunakan oleh pasukan Rusia di Ukraina, serta perusahaan lain.
Rusia telah berhasil mendapatkan drone dari Iran yang telah digunakan untuk menyerang kota dan infrastruktur listrik di Ukraina.
Entitas dan industri militer Iran sudah berada di bawah sanksi berat AS atas program pengembangan nuklir Teheran.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
"Seperti yang telah kami tunjukkan berulang kali, Amerika Serikat bertekad untuk memberikan sanksi kepada orang dan perusahaan, di mana pun mereka berada, yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina yang tidak dapat dibenarkan," kata Menteri Keuangan AS, Janet Yellen dalam pernyataan tersebut.
"Tindakan hari ini mengungkap dan meminta pertanggungjawaban perusahaan dan individu yang telah memungkinkan penggunaan UAV buatan Iran oleh Rusia untuk menganiaya warga sipil Ukraina," katanya, menggunakan akronim untuk kendaraan udara tak berawak.
Perusahaan militer swasta Grup Wagner, Pasukan Kedirgantaraan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, dan Industri Penerbangan Qods - sudah di bawah sanksi AS - juga ditunjuk oleh Departemen Luar Negeri dalam langkah Selasa, kata Departemen Keuangan.