Singapura Catat Total 10 Kasus Cacar Monyet

Rabu, 27/07/2022 05:40 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Singapura melaporkan satu kasus lagi infeksi cacar monyet (monkeypox) pada Selasa (26/7). Dengan demikian total kasus di negara itu sejak Juni menjadi 10.

Kementerian Kesehatan (MOH) dalam pembaruan di situs webnya, orang yang terinfeksi kasus tersebut adalah seorang pria Taiwan berusia 28 tahun yang tinggal di Singapura dan baru saja kembali dari Kanada.

"Ia pertama kali mengalami gejala pada 22 Juli, termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri. Ia kemudian juga mengalami ruam," kata MOH.

Pria itu dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular. Ia dalam kondisi stabil dan pelacakan kontak sedang berlangsung. Infeksi pria itu tidak terkait dengan kasus cacar monyet sebelumnya.

Cacar monyet adalah penyakit virus yang biasanya sembuh sendiri, dengan pasien pulih dalam 14 hingga 21 hari. Mereka yang terinfeksi biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, menggigil, lesu dan ruam.

Dari 10 kasus cacar monyet yang diumumkan di Singapura sejak Juni, lima kasus impor dan lima kasus lokal. Tak satu pun dari kasus sejauh ini terkait.

Awal pekan ini, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan, MOH tidak merekomendasikan vaksinasi massal penduduk Singapura terhadap cacar monyet, mengulangi sikap kementerian tentang penyakit virus tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Sabtu menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

Sumber: CNA

TERKINI
Staf PBNU Syaiful Bahri Mangkir Panggilan KPK Terkait Korupsi Kuota Haji FIFA Rilis Tambahan Tiket Piala Dunia, Babak Final Tembus Rp188 Juta! KPK Panggil Bos Travel Zulian Kamsaindo Terkait Korupsi Haji Korupsi Dana Kuil untuk Judol, Eks Kepala Biara Thailand Dibui 50 Tahun