Selasa, 20/12/2016 18:02 WIB
Turki - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara dan kantor konsulatnya di Istanbul serta Adana ditutup, Selasa (20/12). Penutupan dilakukan setelah ada seseorang mendekat ke kedutaan tersebut dan melepaskan tembakan.
Sumber di Kedubes AS mengatakan, pelepas tembakan dekat kedutaan Amerika itu terjadi pada pukul 03.50, beberapa jam setelah duta besar Rusia ditembak mati polisi lepas dinas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pelakukanya sudah diamankan.
Seperti Amerika, Kedutaan Besar Iran di Ankara juga mengumumkan bahwa konsulatnya di tiga kota di Turki, yakni Istanbul, Trabzon, dan Erzurum, ditutup pada Selasa setelah pembunuhan Duber Rusia Andrei Karlov itu. "Semua pelayanan kekonsuleran di Konsulat Iran di Istanbul, Trabzon, dan Erzurum ditutup pada Selasa. Kami minta semua warga negara Iran menghindari mengunjungi tempat itu," kata kedutaan Iran dalam pernyataan di lamannya.
Rusia dan Iran adalah pendukung utama Presiden Suriah Bashar Al Assad dan penyerang yang membunuh Dubes Rusia berteriak "Jangan lupakan Aleppo" saat dia menembaknya. Sementara itu, pegawai di Kedutaan Prancis dan Kedutaan Jerman di Ankara masih tetap bertugas. Ant/ Reuters
Hizbullah Beri Lima Syarat Gencatan Senjata dengan Israel
Parlemen Klaim Kemenangan Iran, Sebut Gencatan Senjata Strategi
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Timur Tengah Terus Memanas
Keyword : Konflik Timur Tengah Dubes AS