Apa Efek Sanksi AS dan Jerman untuk Rusia?

Jum'at, 25/02/2022 07:24 WIB

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) dan Jerman kompak menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Presiden AS Joe Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz memutuskan Rusia dari sistem perbankan global, Swift.

Apa dampak dari sanksi tersebut?

Dikutip dari BBC pada Jumat (25/2), mengecualikan Rusia dari Swift akan menimbulkan risiko dampak yang parah bagi bank-bank yang berhutang uang, baik sekarang maupun dalam jangka panjang.

Hal ini terutama berlaku di Jerman, yang memiliki hubungan keuangan yang mendalam dengan Rusia, dan merasa telah melakukan pengorbanan ekonominya dengan menangguhkan sertifikasi pipa Nord Stream 2.

Meskipun pemutusan Swift akan mengganggu Rusia, ada sistem alternatif disebut CFPS, yang dibuat Rusia setelah mencaplok Krimea pada tahun 2014. Demikian pula, China juga telah menyiapkan sistem sekunder, CIPS.

Mendepak Rusia hanya akan mendorong Moskow lebih dekat ke China dan bermain di tangan pemerintahan Xi, yang berambisi mengurangi dominasi dolar dari arsitektur keuangan dunia.

Diketahui, selama pidato di Gedung Putih, Biden menggambarkan Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai agresor dengan "visi dunia yang jahat" dan mimpi yang salah arah untuk menghidupkan kembali Uni Soviet.

"Ini adalah serangan yang direncanakan," kata Biden. "Putin adalah agresor. Putin memilih perang ini. Dan sekarang dia dan negaranya akan menanggung akibatnya."

Biden mengatakan sanksi itu dirancang untuk memiliki dampak jangka panjang terhadap Rusia dan untuk meminimalkan dampak pada Amerika Serikat dan sekutunya. Ia juga mengatakan, Washington siap untuk berbuat lebih banyak.

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas