Kamis, 04/03/2021 23:13 WIB

Perpusnas Komitmen Dukung Penelusuran Sejarah Babel

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI siap bersinergi dan bekerja sama untuk mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam menelusur sejarah daerahnya.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando saat menerima kunjungan kerja Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Perpusnas, Jakarta, pada Rabu (27/01).

Jakarta, Jurnas.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI siap bersinergi dan bekerja sama untuk mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam menelusur sejarah daerahnya.

Hal ini disampaikan Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando saat menerima kunjungan kerja Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Perpusnas, Jakarta, pada Rabu (27/01).

Dalam kunjungan ini, Erzaldi turut didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Asyraf Suryadi.

Erzaldi Rosman menyatakan pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan Perpusnas untuk menggali sejarah yang berkenaan dengan perkembangan Provinsi Kepulauan Babel dari awal terbentuk hingga saat ini.

"Pengumpulan sejarah panjang Provinsi Kepulauan Babel membutuhkan data yang hanya dapat ditemukan di perpustakaan," katanya.

Selain itu, Erzaldi Rosman juga mengharapkan dukungan dari Perpusnas untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan tenaga perpustakaan. "Membangun perpustakaan adalah hal yang mudah, namun untuk memelihara dan menjalankannya merupakan hal yang sulit," katanya.

Lebih lanjut, dia juga menginginkan sebuah kolaborasi yang memungkinkan perguruan tinggi di Kepulauan Babel untuk mengakses jurnal layanan digital Perpusnas yakni e-Resources.

“Yang kami inginkan dari jalinan kemitraan bersama dengan Perpusnas ini adalah untuk semakin mengembangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Erzaldi.

Syarif Bando memberikan apresiasi atas tujuan kerja sama yang disampaikan. Dia menjelaskan bahwa sudah menjadi tugas pokok Perpusnas untuk mengisi sejarah panjang Kepulauan Babel, salah satunya dengan melakukan penelusuran manuskrip.

Perihal peningkatan kemampuan tenaga perpustakaan, Syarif Bando meminta Kepala DKPUS Kepulauan Babel untuk mengirimkan beberapa pegawainya melakukan magang di Perpusnas selama dua pekan.

“Semua fasilitas magang kami sediakan dan gratis, jadi tidak perlu ragu untuk mengirimkan beberapa tenaga perpustakaan untuk belajar di sini,” ungkapnya.

Saat ini, ujarnya, Perpusnas memiliki pelayanan jurnal terbaik di dunia. Untuk itu, dia mengharapkan dukungan dari DKPUS Babel dengan mengundang para rektor dari perguruan tinggi yang ada di Kepulauan Bangka Belitung agar implementasi penggunaan e-Resources dapat tersalurkan dengan baik.

“Nanti ketika peresmian perpustakaan di Kabupaten Bangka Barat yang direncanakan akhir Maret 2021, bisa sekaligus diadakan penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi dan sosialisasi cara penggunaan e-Resources,” pungkasnya.

Pada akhir pertemuan, Syarif Bando menyerahkan kartu anggota Perpusnas kepada Erzaldi Rosman. Sementara Erzaldi Rosman memberikan cinderamata miniatur kapal terbuat dari timah.

TAGS : Perpustkaan Nasional Sejarah Babel Syarif Bando




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :