Sabtu, 27/02/2021 13:56 WIB

Prancis Konfirmasi Kasus Pertama Varian Virus Corona Inggris

Selain kasus pertama ini, beberapa sampel positif lain yang mungkin menunjukkan varian VOC 202012/01 sedang diurutkan oleh laboratorium spesialis Institut Pasteur nasional, pernyataan itu menambahkan.

Ilustrasi virus corona (Foto: Lizabeth Menzies/AFP)

Paris, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan (Menkes) Prancis telah mengkonfirmasi kasus pertama dari varian virus corona baru (COVID-19) yang baru-baru ini muncul di Inggris.

Jenis baru virus, yang dikhawatirkan para ahli lebih menular, telah mendorong lebih dari 50 negara untuk memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris.

"Kasus Prancis pertama yagg ditemukan pada seorang warga yang tinggal di Inggris yang tiba dari London pada 19 Desember tidak bergejala dan mengisolasi diri di rumah di Tours di Prancis tengah," kata kementerian itu Jumat malam (25/12).

Mereka diuji di rumah sakit pada 21 Desember, dan kemudian ditemukan positif varian baru COVID-19 tersebut.

Otoritas kesehatan Prancis telah melakukan pelacakan kontak untuk para profesional kesehatan yang merawat pasien, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Setiap kontak mereka yang dianggap rentan juga akan diisolasi.

Selain kasus pertama ini, beberapa sampel positif lain yang mungkin menunjukkan varian VOC 202012/01 sedang diurutkan oleh laboratorium spesialis Institut Pasteur nasional, pernyataan itu menambahkan.

Pada hari Senin, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengakui bahwa ada kemungkinan strain yang baru ditemukan itu sudah ada di negara itu.

Otoritas Italia telah mendeteksi strain baru pada seorang pasien di Roma, sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sembilan kasus telah terdeteksi di Denmark dan masing-masing satu di Belanda dan Australia.

Menyusul larangan sekejap 48 jam minggu ini, Prancis telah membuka kembali perbatasannya ke Inggris, sebagian untuk memungkinkan warga Prancis kembali ke rumah, serta untuk meringankan penumpukan besar-besaran barang barang tetapi telah melembagakan kebijakan pengujian.

TAGS : varian baru covid-19 pandemi covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia Mike Ryan Prancis




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :