Rabu, 03/03/2021 04:09 WIB

Resmi Diluncurkan, Kedai Reka Jadi Perekat Kampus dan Industri

Platform digital tersebut merupakan sebagai tempat perkawinan antara perguruan tinggi dan industri, untuk melahirkan inovasi yang menjadi solusi bagi masyarakat.

Peluncuran Kedai Reka (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Platform Kedai Reka resmi diluncurkan pada Sabtu (12/12) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Platform digital tersebut merupakan sebagai tempat perkawinan antara perguruan tinggi dan industri, untuk melahirkan inovasi yang menjadi solusi bagi masyarakat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Kedai Reka merupakan satu dari sekian banyak inovasi yang tercipta di tengah pandemi Covid-19.

Kedai Reka, lanjut Nadiem, sekaligus menerjemahkan visi Kampus Merdeka yang menekankan pembelajaran otonom dan fleksibel, sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

"Di sinilah diperlukannya kolaborasi atau kerjasama antara sektor pendidikan dan sektor industri dalam menciptakan sebuah reka cipta sehingga dapat meningkatkan produksi dan distribusi di sektor domestik maupun global. Peran sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi yaitu sebagai pusat research and development bagi industri untuk mengembangkan tekonologi baru," terang Mendikbud.

Dirjen Dikti, Nizam, menjelaskan bahwa Kedai Reka akan mempertemukan para pereka cipta baik dari kalangan ilmuwan, akademisi, maupun komunitas dengan dunia usaha dan industri.

Hal ini menurut dia sangat penting agar dunia usaha dan pendidikan berjalan beriringan, di samping juga akan saling menguntungkan.

"Bahwa kampus dan dunia usaha harus bersinergi dan membawa inovasi dari berbagai talenta. Oleh karena itu terciptalah platform Kedai Reka," papar Nizam.

Nizam melanjutkan, nantinya perguruan tinggi dan industri yang telah melakukan kolaborasi, dapat mengajukan hibah pembiayaan matching fund kepada Kemdikbud. Pemerintah telah menyiapkan anggaran total Rp250 miliar.

TAGS : Kedai Reka Ditjen Dikti Kemdikbud Industri Perguruan Tinggi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :