Senin, 18/01/2021 10:41 WIB

Vaksin Racikan AstraZeneca Lebih Murah dari Pfizer dan Moderna

Tingkat keberhasilan meningkat menjadi 90% jika vaksin diberikan setengah dosis diikuti dengan dosis penuh. 

Ilustrasi Vaksin

London, Jurnas.com - Vaksin racikan AstraZeneca untuk mencegah virus corona baru (COVID-19) bisa efektif 90%. Dibandingkan pesaingnya, vaksin lebih murah dan mudah didistribusikan secara global

Produsen obat Inggris itu mengatakan akan memiliki sebanyak 200 juta dosis pada akhir 2020, sekitar empat kali lipat dari pesaing, Pfizer. Tujuh ratus juta dosis dapat disiapkan secara global segera setelah akhir kuartal pertama 2021.

"Ini berarti kami memiliki vaksin untuk dunia," kata Kepala Uji Coba Vaksin Oxford, Andrew Pollard, seperti dikutip dari Reuters.

Pollard mengatakan, vaksin yang bernama AZD 1222 atau ChAdOxl nCoV-19 tersebut rata-rata mencegah 70% kasus COVID-19 dalam uji coba tahap akhir di Inggris dan Brasil.

Ia menambahkan, tingkat keberhasilan meningkat menjadi 90% jika vaksin diberikan setengah dosis diikuti dengan dosis penuh. Sebaliknya, Kemanjurannya justru 62% jika dosis penuh diberikan dua kali, seperti pada kebanyakan peserta penelitian.

Kepala Eksekutif AstraZeneca Pascal Soriot mengatakan, kandidat vaksin COVID-19 yang mereka kembangkan efektif melawan virus yang pertama kali muncul di Wuhan China itu.

"Kemanjuran dan keamanan vaksin ini mengonfirmasi, vaksin itu akan sangat efektif melawan COVID-19 dan akan berdampak langsung pada keadaan darurat kesehatan masyarakat ini," kata Soriot dalam sebuah pernyataan.

Hasil tersebut menandai terobosan baru dalam perang melawan pandemi yang telah menewaskan hampir 1,4 juta orang dan mengguncang ekonomi global.

AstraZeneca sendiri berjanji tidak akan mengambil keuntungan dari vaksin COVID-19 selama pandemi. Menurut Financial Times, vaksin ini diharga US$3-US$4 per dosis, jauh dari harga vaksin Pfizer dan Moderna yang menggunakan teknologi baru yang lebih kompleks.

Vaksin juga dapat diangkut dan disimpan pada suhu lemari es normal, yang menurut para pendukung akan membuatnya lebih mudah untuk didistribusikan, terutama di negara-negara miskin daripada Pfizer, yang perlu dikirim dan disimpan pada -70 derajat Celcius.

TAGS : Vaksin Racikan AstraZeneca Vaksin Pfizer Vaksin Moderna




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :